Mencampur coolant dengan cairan lain terkadang dilakukan pemilik mobil saat persediaan cairan pendingin menipis. Ada yang menambahkan air biasa, ada pula yang mencampurkan coolant berbeda merek karena dianggap memiliki fungsi serupa. Padahal, kebiasaan ini perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kinerja sistem pendingin mesin.
Lantas, bagaimana jika coolant telanjur tercampur? Apakah radiator harus segera dikuras, atau mobil masih aman digunakan seperti biasa? Jawabannya bergantung pada jenis cairan yang dicampurkan, perbandingannya, serta kondisi sistem pendingin mobil.
