Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dari Mana Datangnya Kerak Putih di Kutub Aki Mobil?

3 min read
Dari Mana Datangnya Kerak Putih di Kutub Aki Mobil?
ilustrasi mengganti aki mobil (freepik.com/feepikcontributorthailand)
  • Kerak putih pada kutub aki adalah korosi terminal, terbentuk saat uap atau residu elektrolit asam sulfat bereaksi dengan material terminal dan logam di sekitarnya.
  • Endapan dapat dipicu sambungan longgar, kebocoran elektrolit, usia aki, pengisian tidak sesuai, atau elektrolit berlebih; penumpukan meningkatkan hambatan listrik dan mengganggu starter.
  • Pembersihan memerlukan sarung tangan, pelindung mata, serta menjauhkan api; untuk kerak tebal, gunakan teknisi dan lepaskan terminal negatif terlebih dahulu bila kabel perlu dilepas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kerak putih di kutub aki merupakan masalah yang cukup sering ditemukan pada mobil maupun motor. Endapan ini biasanya terlihat mengelilingi terminal aki dan bagian logam yang menjadi penghubung kabel listrik. Meski tampak sepele, kemunculannya bisa menjadi tanda adanya reaksi kimia yang perlu diperhatikan.

Untuk memahami penyebabnya, penting mengetahui bahwa aki tidak hanya menyimpan energi listrik, tetapi juga melibatkan reaksi kimia. Interaksi antara elektrolit, material terminal, kelembapan, dan gas yang keluar dari aki dapat memicu terbentuknya endapan tersebut.

  1. 1. Reaksi kimia memicu munculnya kerak putih

    ilustrasi aki mobil (freepik.com/blkstudio)
    ilustrasi aki mobil (freepik.com/blkstudio)

    Kerak putih pada kutub aki dikenal sebagai korosi terminal. Pada aki timbal-asam, endapan ini dapat terbentuk ketika uap atau residu elektrolit yang mengandung asam sulfat bereaksi dengan material terminal dan komponen logam di sekitarnya. Hasil reaksinya dapat berupa senyawa sulfat yang tampak seperti bubuk atau kristal putih.

    Proses tersebut bisa terjadi selama aki digunakan maupun ketika sistem pengisian bekerja. Gas dan uap yang keluar melalui ventilasi atau celah di sekitar terminal dapat mempercepat korosi. Menurut informasi perawatan baterai Honda, endapan putih atau kekuningan pada terminal merupakan salah satu tanda korosi yang perlu dibersihkan.

  2. 2. Ada beberapa penyebab kerak muncul berulang

    ilustrasi aki mobil
    ilustrasi aki mobil (freepik.com/senivpetro)

    Kerak putih tidak selalu menandakan aki sudah rusak. Sambungan terminal yang kurang rapat, kebocoran elektrolit di sekitar kutub, usia aki, serta kondisi pengisian yang tidak sesuai dapat berkontribusi terhadap munculnya endapan. Pada aki dengan elektrolit cair, volume cairan yang melebihi batas juga bisa menyebabkan elektrolit keluar melalui ventilasi.

    Jika kerak terus muncul setelah dibersihkan, kondisi aki dan sistem pengisian sebaiknya diperiksa. Terminal yang terlalu kencang juga bukan solusi karena tekanan berlebihan berpotensi menimbulkan celah atau kerusakan di sekitar kutub. Panasonic melalui informasi layanan baterainya menyarankan pemeriksaan terminal dan kabel apabila korosi kembali muncul atau sambungan mulai mengalami kerusakan.

    Selain mengganggu penampilan ruang mesin, korosi yang menumpuk dapat meningkatkan hambatan listrik pada sambungan. Akibatnya, aliran arus menuju dinamo starter bisa terganggu. Gejalanya antara lain starter terasa berat, lampu meredup, atau mesin sulit dinyalakan meskipun aki belum tentu kehilangan seluruh kapasitasnya.

  3. 3. Cara membersihkan kerak putih dengan aman

    ilustrasi aki mobil (suzuki.co.id)
    ilustrasi aki mobil (suzuki.co.id)

    Kerak tipis sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk. Namun, pembersihan perlu dilakukan dengan hati-hati karena aki timbal-asam mengandung elektrolit yang dapat mengiritasi atau melukai kulit dan mata. Gunakan sarung tangan serta pelindung mata, matikan mesin, dan jauhkan sumber api maupun percikan listrik dari area aki. Gas hidrogen yang dapat dihasilkan aki juga mudah terbakar.

    Untuk korosi yang cukup tebal, sebaiknya penanganan dilakukan teknisi. Pembersihan umumnya menggunakan larutan soda kue dan air untuk menetralkan residu asam di bagian luar terminal. Larutan tersebut tidak boleh masuk ke dalam sel aki. Jika kabel perlu dilepas, terminal negatif harus dilepas terlebih dahulu dan dipasang kembali paling akhir.

    Setelah dibersihkan, pastikan sambungan terpasang dengan benar dan terminal terlindungi sesuai rekomendasi produsen. Jika kerak terus muncul, kabel mengalami kerusakan, atau aki menunjukkan tanda kebocoran, lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan begitu, gangguan kelistrikan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang membuat kendaraan sulit dinyalakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More