Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Debut di Rally Dakar 2026, Julian Johan Raih Tiga Capaian Penting

3b89892a-f906-47a0-b1bd-15c528e1deea.jpeg
Jejelogy debut di Rally Dakar 2026 (Istimewa)
Intinya sih...
  • Julian Johan meraih peringkat kelima overall kategori Dakar Classic
  • Finis ketiga di kelas H.2 dengan tantangan trek gurun batu dan pasir
  • Juara kategori Iconic Classic dengan Toyota Land Cruiser 100 dari tim balap Prancis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Keberhasilan Julian Johan dalam debutnya di ajang Rally Dakar 2026 tidak hanya tercermin dari raihan peringkat kelima overall kategori Dakar Classic.

Lebih dari itu, pereli Indonesia tersebut juga mencatatkan sejumlah prestasi lain yang mendapatkan pengakuan resmi dari penyelenggara.

Berkompetisi selama 14 hari di medan ekstrem Arab Saudi bersama navigator asal Prancis, Mathieu Monplaisi, Julian menunjukkan konsistensi dan ketangguhan sejak etape awal hingga garis finis.

Capaian ini sekaligus menandai tonggak penting dalam perjalanan hkariernya di ajang reli paling menantang di dunia.

1. Peringkat kelima overall kategori dakar classic

b37442db-ba31-44d1-aab7-25f55d08d39f.jpeg
Julian Johan raih tiga prestasi di Rally Dakar 2026 (Istimewa)

Berdasarkan hasil akhir resmi penyelenggara, Julian Johan berhasil menyelesaikan kompetisi di posisi kelima overall kategori Dakar Classic. Hasil ini terbilang signifikan, mengingat target awal yang dicanangkan adalah menuntaskan seluruh rangkaian balapan.

“Bisa menyelesaikan Dakar di peringkat kelima overall pada kategori Dakar Classic sebenarnya di luar ekspektasi, karena tujuan awal memang untuk bisa mencapai garis finis,” ujar pria yang akrab disapa Jeje tersebut baru-baru ini.

Ia juga menegaskan bahwa karakter medan, durasi, serta jarak tempuh Rally Dakar menuntut kesiapan fisik, mental, dan strategi yang matang.

2. Finis ketiga di kelas H.2

05ba5564-baea-4224-938f-e21ac6337b59.jpeg
Jeje ukir prestasi di Rally Dakar 2026 (Motul)

Selain capaian overall, Julian Johan juga menorehkan prestasi di kelas yang diikutinya. Berlaga di Kelas H.2 yang diisi oleh beragam kendaraan dengan spesifikasi dan karakter berbeda, ia berhasil mengamankan peringkat ketiga hingga akhir perlombaan.

Jeje menjelaskan bahwa dominasi trek gurun batu dan pasir menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pereli Indonesia yang relatif jarang menghadapi karakter lintasan seperti itu.

“Medan tersebut sangat menguji fisik, ketahanan kendaraan, serta membutuhkan pengalaman dan kehati-hatian ekstra di setiap etape,” jelasnya.

3. Juara kategori iconic classic

736e4021-8728-4b9a-b19b-5884dee4b5ed.jpeg
Jeje andalkan Toyota Land Cruiser 100 (Compagnie Saharienne)

Prestasi lainnya datang dari kategori Iconic Classic, yakni kelas khusus bagi pereli yang menggunakan kendaraan yang pernah berpartisipasi di ajang Paris Dakar. Pada kategori ini, Jeje berhasil menempati posisi pertama.

Untuk Dakar Classic 2026, Jeje mengandalkan Toyota Land Cruiser 100 yang dipersiapkan oleh tim balap asal Prancis, Compagnie Sahariene.

Mobil tersebut diketahui merupakan unit eks tim Toyota Jepang yang pernah meraih kemenangan pada era awal 2000-an. Sepanjang perlombaan, kendaraan ini tampil andal dan minim kendala meski harus melibas medan ekstrem.

“Alhamdulillah, Land Cruiser 100 tidak mengalami masalah berarti dari awal hingga akhir balapan. Kendala hanya sebatas baret pada bodi dan bumper, sementara komponen utama tetap dalam kondisi aman,” tutur dia.

Rangkaian prestasi tersebut menegaskan bahwa debut Julian Johan di Rally Dakar 2026 bukan sekadar partisipasi, melainkan pencapaian yang memiliki nilai historis. Dengan dukungan berbagai pihak serta persiapan yang matang, ia berhasil membawa nama Indonesia bersaing dan diakui di panggung reli internasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Kenapa Kabin Mobil Terasa Bau Sangit?

18 Jan 2026, 20:05 WIBAutomotive