Denza Z9S Meluncur, Sedan Listrik dengan Jarak Tempuh 1.100 km

BYD meluncurkan Denza Z9S di China pada 23 September 2026 dalam tiga varian, dengan harga resmi 255.800–325.800 yuan, turun 64.000–74.000 yuan dari masa prapenjualan.
Varian Flash Charge Flagship menawarkan jarak tempuh hingga 1.100 km CLTC, sedangkan versi performa tiga motor menghasilkan 890 kW dan berakselerasi 0–100 km/jam dalam 2,68 detik.
Seluruh varian memakai baterai Blade generasi kedua, teknologi pengisian cepat, kemudi roda belakang, dan DiSus-A; versi performa juga memiliki fitur crab walk serta compass turn.
Jakarta, IDN Times - BYD resmi meluncurkan Denza Z9S di China pada 23 September 2026. Sedan listrik ini hadir dengan tiga varian dan membawa salah satu angka jarak tempuh terpanjang di dunia, yakni hingga 1.100 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Melansir Carnewschina, harga resmi Denza Z9S justru lebih rendah dibandingkan banderol saat masa prapenjualan. Model ini ditawarkan mulai 255.800 yuan atau sekitar Rp600 jutaan, sementara varian tertinggi dibanderol 325.800 yuan atau Rp800 jutaan.
1. Harga turun hingga 74 ribu yuan dari masa prapenjualan
Denza Z9S tersedia dalam tiga pilihan, yakni Flash Charge Premium seharga 255.800 yuan, Flash Charge Flagship 275.800 yuan, dan e3 Flash Charge Performance 325.800 yuan.
Harga tersebut cukup agresif karena saat prapenjualan pada Agustus 2026, ketiganya masing-masing dibanderol 319.800 yuan, 349.800 yuan, dan 389.800 yuan. Artinya, harga resmi turun 64 ribu hingga 74 ribu yuan atau sekitar Rp150 juta hingga Rp174 juta jika dikonversikan ke rupiah.
Dengan strategi tersebut, Denza Z9S punya ruang lebih besar untuk bersaing di pasar sedan listrik premium China. Model ini akan berhadapan dengan sejumlah sedan listrik seperti Xiaomi SU7 dan Xpeng P7.
2. Sekali ngecas bisa tempuh hingga 1.100 km
Denza Z9S menggunakan dua konfigurasi utama. Dua varian dengan harga lebih rendah dibekali motor listrik tunggal di belakang dengan tenaga 370 kW atau sekitar 496 dk.
Varian Flash Charge Premium mampu menempuh jarak hingga 920 km berdasarkan CLTC. Sementara Flash Charge Flagship menggunakan baterai berkapasitas lebih besar dan mampu mencapai 1.100 km dalam sekali pengisian. Angka tersebut diklaim menjadi rekor jarak tempuh untuk mobil listrik produksi massal.
Sementara itu, varian e3 Flash Charge Performance mengandalkan konfigurasi tiga motor listrik dengan penggerak semua roda. Total tenaganya mencapai 890 kW atau sekitar 1.194 dk, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,68 detik.
Seluruh varian menggunakan baterai Blade generasi kedua dan teknologi flash charging. BYD mengklaim pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen dapat dilakukan hanya dalam lima menit, sedangkan pengisian 10–97 persen membutuhkan sekitar sembilan menit.
3. Bukan cuma mengandalkan jarak tempuh
Di luar kemampuan baterai, Denza Z9S memiliki dimensi yang cukup besar. Panjangnya mencapai 5.090 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.490 mm, serta wheelbase 3.025 mm. Desainnya mengusung format fastback dengan pintu tanpa bingkai.
Denza juga membekali seluruh varian dengan sistem kemudi roda belakang dan DiSus-A intelligent air body control. Khusus varian performa, teknologi e3 memungkinkan sejumlah manuver unik seperti crab walk dan compass turn, sekaligus membuat radius putarnya bisa mencapai 4,75 meter.
Untuk sistem bantuan berkendara, Z9S menggunakan God’s Eye 5.0 yang dikembangkan BYD. Kombinasi teknologi tersebut menunjukkan bahwa Denza tidak hanya mengejar angka jarak tempuh, tetapi juga menawarkan performa, kenyamanan, serta teknologi berkendara sebagai bagian dari paket sedan listrik premiumnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















