Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eco Mode di Mobil, Benaran Bikin Hemat Bensin atau Cuma Gimmick?
ilustrasi eco mode mobil (pexels.com/12963734)
  • Eco-mode mengubah respons pedal gas menjadi lebih lembut, membantu mengurangi akselerasi mendadak dan konsumsi bahan bakar, terutama saat penggunaan harian di perkotaan.
  • Pada mobil otomatis tertentu, eco-mode mengatur perpindahan gigi untuk efisiensi pada kecepatan stabil, tetapi responsnya dapat terasa kurang cepat saat menyalip atau menghadapi tanjakan.
  • Penghematan bensin tetap dipengaruhi gaya berkendara, kemacetan, beban, ban, AC, kontur jalan, dan kecepatan; hasil optimal membutuhkan pengemudian halus serta stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mode eco di mobil bisa membantu bensin lebih hemat. Saat tombolnya ditekan, mobil jadi tidak cepat melonjak dan giginya lebih santai. Tapi ini bukan tombol ajaib. Kalau sopir sering gas kencang dan rem-rem, bensin tetap boros. Ban, AC, macet, dan jalan juga ikut memengaruhi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fitur eco-mode kini cukup umum ditemukan pada mobil modern. Tinggal menekan satu tombol, karakter mobil berubah agar penggunaan bahan bakar bisa dibuat lebih efisien.

Namun, muncul pertanyaan apakah eco-mode memang benar-benar bisa menghemat bensin atau hanya sekadar fitur tambahan untuk menarik perhatian konsumen. Jawabannya, fitur ini memang bisa membantu efisiensi, tetapi hasilnya sangat bergantung pada cara berkendara dan kondisi jalan.

ilustrasi sopir (unsplash.com/@whykei)

Saat eco-mode diaktifkan, sistem pada mobil biasanya mengubah respons pedal gas agar tidak terlalu agresif. Ketika pedal diinjak, respons kendaraan bisa terasa lebih lembut sehingga mobil tidak langsung melonjak untuk menghasilkan akselerasi besar.

Karakter tersebut secara tidak langsung membantu pengemudi mengurangi kebiasaan melakukan akselerasi mendadak. Mesin tidak terus dipaksa menghasilkan tenaga besar hanya untuk mengejar kecepatan dalam waktu singkat. Dalam penggunaan harian, terutama di perkotaan, pengaturan seperti ini bisa membantu mengendalikan konsumsi bahan bakar.

2. Transmisi dibuat lebih santai

ilustrasi transmisi mobil DCT (pexels.com/Deane Bayas)

Pada mobil dengan transmisi otomatis tertentu, eco-mode juga dapat memengaruhi strategi perpindahan gigi. Sistem bisa mengatur perpindahan gigi agar mesin bekerja pada putaran yang lebih sesuai untuk efisiensi, selama kondisi berkendara memungkinkan.

Efeknya mungkin terasa ketika mobil digunakan dalam perjalanan santai dengan kecepatan relatif stabil. Respons mobil menjadi lebih kalem dan perpindahan tenaga terasa tidak terlalu agresif. Namun, ketika membutuhkan akselerasi cepat, misalnya saat menyalip atau menghadapi tanjakan, karakter eco-mode bisa terasa kurang responsif.

3. Bukan berarti bensin otomatis irit

ilustrasi setir mobil (pexels.com/JESHOOTS.com)

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap menyalakan eco-mode secara otomatis membuat mobil jauh lebih hemat. Padahal, fitur tersebut hanya membantu mengatur karakter kerja kendaraan. Cara pengemudi mengendalikan mobil tetap menjadi faktor penting dalam menentukan konsumsi bahan bakar.

Jika eco-mode aktif tetapi mobil tetap sering digeber, melakukan akselerasi mendadak, atau terjebak pola gas-rem berulang, penghematan yang didapat bisa menjadi sangat kecil. Kondisi ban, beban kendaraan, penggunaan AC, kemacetan, kontur jalan, hingga kecepatan juga ikut memengaruhi konsumsi bensin.

Jadi, eco-mode bukan sekadar gimmick, tetapi juga bukan tombol ajaib yang langsung membuat mobil irit. Fitur tersebut lebih tepat dianggap sebagai alat bantu agar karakter kendaraan mendorong gaya berkendara yang lebih efisien.

Hasil terbaik bisa didapat ketika eco-mode dipadukan dengan kebiasaan mengemudi yang halus. Menjaga kecepatan tetap stabil, menghindari akselerasi berlebihan, serta membaca kondisi lalu lintas lebih awal tetap menjadi kunci utama agar konsumsi bensin tidak cepat terkuras.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article