Comscore Tracker

Jangan Gunakan Kaca Film Terlalu Gelap, Ini Efek Buruknya

Efeknya bisa sampai menyebabkan kecelakaan

Jakarta, IDN Times - Mayoritas pemilik mobil memang menggunakan kaca film di mobil kesayangannya. Apa lagi, saat ini kebanyakan pabrikan sudah bekerja sama dengan berbagai produsen kaca film. Jadi, setiap pembelian mobil baru akan secara otomatis mendapatkan kaca film.

Kaca film sendiri bukan sekadar aksesori yang bikin tampilan mobil jadi lebih keren, tetapi ada segudang manfaat yang bisa dinikmati kalau memasang kaca film pada kaca mobil.

1. Fungsi utama kaca film

Jangan Gunakan Kaca Film Terlalu Gelap, Ini Efek BuruknyaPemasangan kaca film ICE-u di Wuling Air ev (IDN Times/Fadhliansyah)

Fungsi utama memasang kaca film pada kaca mobil ialah untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam kabin. Dengan begitu, suhu di dalam kabin akan lebih terasa adem sehingga kinerja AC di dalam mobil akan lebih ringan dan tentunya bisa mengurangi konsumsi BBM.

Bukan hanya itu, paparan sinar matahari yang mengandung ultraviolet (UV) dan infrared juga punya efek yang kurang baik bagi kulit. Makanya, rata-rata produsen kaca film bisa menangkal sinar matahari termasuk UV dan infrared.

Baca Juga: ICE-u Luncurkan Kaca Film, Cocok untuk Mobil Listrik

2. Memilih tingkat kegelapan pada kaca depan

Jangan Gunakan Kaca Film Terlalu Gelap, Ini Efek BuruknyaKaca film ICE-u Sky Blue RT70 (dok. ICE-u)

Seperti diketahui, kaca film memang memiliki berbagai tingkat kegelapan. Mulai dari 20 persen sampai 80 persen. Nah, salah satu bagian penting memasang kaca film ialah memilih tingkat kegelapan yang sesuai, terutama untuk kaca depan yang dipakai pengemudi untuk melihat jalan.

Menurut Sugih Gumilar selaku Assistant Manager Sales PT Global Auto Internasional, yang merupakan agen pemegang merek kaca film ICE-u, pemilihan kaca depan jangan terlalu gelap.

"Kalau untuk rekomendasi kita biasanya menanyakan dulu kebutuhan customernya seperti apa, misalnya customer maunya clear atau gelap. Kalau maunya agak gelap, kita sarankan pakai 40 persen. Kita biasanya tidak merekomendasikan kaca depan itu di atas 40 persen, karena pasti darkness level itu mempengaruhi (visibilitas) terutama saat malam hari," kata Sugih saat ditemui IDN Times di Jakarta Utara, Selasa (29/11/2022).

3. Kaca film terbaru dari ICE-u

Jangan Gunakan Kaca Film Terlalu Gelap, Ini Efek BuruknyaBikin tampilan Wuling Air ev jadi lebih clean dan futuristik (IDN Times/Fadhliansyah)

ICE-u sendiri baru merilis varian kaca film terbarunya, yaitu Sky Blue RT70 series. Kaca film terbaru dari ICE-u ini dikembangkan selama satu tahun terakhir, dengan karakteristik warna yang bening dan berwarna kebiru-biruan.

Secara keseluruhan kaca film ini punya tiga teknologi inti, yaitu Optical Technology, Coating Technology dan Material Application Technology. Beberapa kelebihan lainnya ialah kaca film ini tidak mengintervensi sinyal elektronik, mengurangi suhu dalam kabin, menahan sinar UV.

Baca Juga: Beli Kaca Film ICE-u Dapat Garansi Selama 5 Tahun, Berminat?

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya