Langkah besar telah diambil oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dengan menghentikan secara total produksi Toyota Veloz bermesin bensin konvensional. Keputusan ini menandai berakhirnya era mesin Internal Combustion Engine (ICE) murni untuk model populer tersebut di pasar domestik demi menyongsong mobilitas yang lebih hijau.
Peralihan ini bukan sekadar langkah sementara, melainkan strategi permanen untuk mengalihkan seluruh fokus manufaktur ke varian hibrida. Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen kuat produsen dalam mendukung akselerasi kendaraan ramah lingkungan, sekaligus merespons dinamika kebutuhan efisiensi energi yang semakin tinggi di tanah air.
