Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gaikindo Soroti Dukungan Pemerintah bagi Industri Otomotif

Gaikindo Soroti Dukungan Pemerintah bagi Industri Otomotif
ilustrasi mobil Innova Zenix PHEV dan Toyota Prius PHEV di GIIAS 2024 (IDN Times/Muhammad Raffash)
Intinya Sih
  • Gaikindo mengapresiasi konsistensi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan industri otomotif melalui kebijakan fiskal, investasi, dan komunikasi terbuka yang memperkuat daya saing nasional.
  • Beragam insentif seperti USDFS dan PPN DTP dinilai efektif menjaga efisiensi produksi, permintaan domestik, serta menarik investasi baru di sektor kendaraan rendah emisi.
  • Gaikindo mengusulkan agar stimulus pemerintah diperluas mencakup semua jenis teknologi kendaraan, termasuk mesin konvensional, hybrid, hingga listrik berbasis baterai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai konsisten menjaga pertumbuhan industri otomotif nasional.

Menurut asosiasi tersebut, dukungan pemerintah selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing industri di tengah tantangan global hingga transisi menuju kendaraan elektrifikasi.

Selain mengapresiasi berbagai insentif yang telah diberikan, Gaikindo juga mengusulkan agar pemerintah memperluas stimulus bagi seluruh jenis kendaraan, mulai dari bermesin pembakaran internal (ICE), hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh pelaku industri memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan pasar otomotif nasional.

1. Gaikindo nilai pemerintah konsisten menjaga industri otomotif

Booth Mitsubishi di GIIAS 2024 (PT MMKSI)
Booth Mitsubishi di GIIAS 2024 (PT MMKSI)

Gaikindo menilai hubungan antara pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, dengan industri otomotif selama ini berjalan melalui komunikasi yang terbuka serta dukungan kebijakan yang berkesinambungan.

Berbagai program yang diterapkan, mulai dari insentif fiskal, fasilitas investasi, hingga forum dialog dengan pelaku industri disebut menjadi fondasi dalam menjaga iklim investasi di Indonesia.

“Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor,” ujar Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, Senin (29/6/2026).

2. Berbagai insentif disebut membantu menjaga investasi dan produksi

GWM hadir di GIIAS 2024 (GWM Indonesia)
GWM hadir di GIIAS 2024 (GWM Indonesia)

Gaikindo mencatat sejumlah kebijakan pemerintah telah dimanfaatkan oleh industri otomotif, salah satunya fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS).

Hingga akhir 2025, sebanyak 57 dari total 74 perusahaan pengguna fasilitas tersebut berasal dari sektor otomotif. Skema ini memberikan pembebasan bea masuk untuk impor bahan baku dan komponen yang belum diproduksi di dalam negeri sehingga membantu efisiensi biaya produksi.

Selain itu, asosiasi juga menyoroti kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang sebelumnya dimanfaatkan oleh berbagai produsen kendaraan yang memproduksi mobil di Indonesia.

Menurut Gaikindo, insentif tersebut mampu menjaga permintaan domestik, mempertahankan utilisasi pabrik, serta mendukung keberlangsungan lapangan kerja.

Dukungan lain juga diwujudkan melalui implementasi program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang mendorong pengembangan kendaraan rendah emisi, termasuk LCGC, hybrid, dan mobil listrik. Program tersebut dinilai berhasil menarik investasi baru sekaligus meningkatkan penggunaan komponen lokal.

3. Gaikindo usulkan stimulus berlaku untuk seluruh teknologi kendaraan

Booth Seres dan DFSK di GIIAS 2024 (DFSK)
Booth Seres dan DFSK di GIIAS 2024 (DFSK)

Di tengah masuknya investasi baru dari berbagai negara, Gaikindo menilai Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik bagi industri otomotif global.

Menurut Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, sejumlah perusahaan otomotif asal China juga berharap memperoleh dukungan pemerintah yang setara dengan investor yang telah lebih dahulu beroperasi di Indonesia.

“Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari China yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia,” beber Jongkie.

Karena itu, Gaikindo telah mengusulkan kepada Kementerian Perindustrian agar stimulus pemerintah tidak hanya menyasar kendaraan elektrifikasi, tetapi juga mencakup kendaraan bermesin konvensional.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More