Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Geely Mulai Produksi EX2, Dorong TKDN dan Ekosistem EV

IMG_9286.jpeg
Produksi Geely EX2 di Indonesia (Geely)
Intinya sih...
  • Produksi lokal Geely EX2 didukung respons pasar positif, dengan lebih dari 1.000 SPK sejak program pre-booking dibuka pada November 2025.
  • Geely memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik melalui kolaborasi dengan Gotion dalam pemasokan battery cell untuk Geely EX2.
  • Penguatan manufaktur dilakukan melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, dan pendampingan langsung dari tim global Geely kepada tenaga kerja lokal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Geely Auto Indonesia resmi memulai perakitan lokal Geely EX2 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat. Model ini menjadi kendaraan ketiga dalam jajaran produksi lokal Geely, setelah Starray EM-i dan Geely EX5, sekaligus menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat basis kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan kapasitas produksi hingga 60 unit per hari dan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen, Geely menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap pengembangan industri otomotif nasional serta keyakinan terhadap potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia. Strategi lokalisasi dengan TKDN 46,5 persen disebut menjadi kunci dalam menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal.

1. Produksi lokal didukung respons pasar positif

IMG_9287.jpeg
Geely mulai produksi lokal EX2 (Geely)

Perakitan lokal Geely EX2 dilakukan setelah melalui tahap trial production pada Mei 2025. Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, model ini mencatat lebih dari 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK), menandakan antusiasme konsumen terhadap produk listrik terbaru Geely.

"Sejak program pre-booking dibuka pada November 2025, Geely EX2 mendapatkan respons yang sangat positif dengan lebih dari 1.000 SPK. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia," ujar CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, Senin (19/1/2026).

2. Perkuat ekosistem EV dan industri komponen lokal

IMG_9285.jpeg
TKDN Geely EX2 capai 46,5 persen (Geely)

Tidak hanya fokus pada perakitan kendaraan, Geely juga memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik melalui kolaborasi dengan Gotion dalam pemasokan battery cell untuk Geely EX2. Langkah ini dinilai penting dalam membangun rantai nilai industri baterai yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

Dari sisi teknologi, baterai Geely EX2 mengusung teknologi Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi sistem keamanan baterai Geely serta pendingin berbasis cairan. Seluruh standar keselamatan dan sertifikasi tetap mengacu pada protokol global Geely demi memastikan tingkat keamanan tertinggi bagi konsumen.

3. Transfer teknologi dan standar produksi global

IMG_1137.jpeg
Tampilan Geely EX2 yang atraktif (Geely)

Penguatan manufaktur juga diwujudkan melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, serta pendampingan langsung dari tim global Geely kepada tenaga kerja lokal. Penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) dilakukan untuk menjaga konsistensi kualitas di setiap tahap produksi.

Setiap unit Geely EX2 menjalani serangkaian pengujian ketat, termasuk validasi sistem advanced driver assistance system (ADAS) dalam berbagai skenario berkendara. Melalui proses ini, Geely menegaskan kontribusinya terhadap transfer teknologi, peningkatan kompetensi manufaktur, serta penguatan daya saing industri otomotif nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Automotive

See More

[QUIZ] Dari Karakter Upin & Ipin Favoritmu Bisa Ungkap Gaya Berkendaramu!

20 Jan 2026, 16:45 WIBAutomotive