Geely tidak berhenti pada Smart Charging C12. Perusahaan juga sedang mengembangkan arsitektur tegangan tinggi 1.000 volt yang ditujukan untuk menghasilkan waktu pengisian lebih singkat. Geely menargetkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 5,5 menit.
Untuk teknologi yang tersedia saat ini, Zeekr 001 dan Lynk & Co 10 menerima daya pengisian maksimum sekitar 1.100 kW. Sementara kemampuan maksimum Smart Charging C12 mencapai 2.250 kW. Artinya, kemampuan charger tersebut masih lebih tinggi dibanding daya yang saat ini dapat diterima kedua kendaraan tersebut.
Geely juga memasukkan kecerdasan buatan ke dalam sistem pengisian. Algoritmanya diklaim mampu memprediksi perubahan temperatur internal baterai hingga 30 detik sebelumnya sehingga daya dapat disesuaikan secara dinamis. Temperatur maksimum baterai disebut dapat dijaga di bawah 65 derajat Celsius.
Persaingan Geely dan BYD akhirnya memperlihatkan perubahan arah industri mobil listrik China. Perang EV bukan lagi sekadar soal siapa yang punya mobil dengan baterai terbesar, tetapi juga siapa yang mampu membuat proses pengisian semakin cepat dan jaringan chargernya semakin luas.