Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Giti X Cursion Bidik Tren SUV dan Overlanding di Indonesia

Giti X Cursion Bidik Tren SUV dan Overlanding di Indonesia
Kemampuan off-roadnya juga tidak diragukan (Dok. Giti)
Intinya Sih
  • PT Gajah Tunggal memperkenalkan Giti X Cursion, ban Rugged Terrain pertama bermerek Giti, pada GIIAS 2026 di tengah tren SUV dan overlanding Indonesia.
  • Giti X Cursion memadukan kemampuan melintasi tanah, bebatuan, dan kerikil dengan kenyamanan jalan raya, menyasar pengguna SUV serta double cabin untuk mobilitas harian dan petualangan.
  • Peluncuran ini memperkuat strategi Giti sebagai merek ban premium global sekaligus merespons kebutuhan konsumen akan ban fleksibel bagi touring, camping, overlanding, dan berbagai kondisi jalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Demam SUV dan gaya hidup overlanding terus berkembang di Indonesia. Bukan hanya produsen mobil yang berlomba menghadirkan model baru, industri ban pun mulai menghadirkan produk yang lebih spesifik untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Fenomena itu terlihat di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 ketika PT Gajah Tunggal Tbk memperkenalkan Giti X Cursion, ban Rugged Terrain (R/T) pertama di bawah merek Giti.

Peluncuran tersebut menjadi salah satu sorotan di booth Gajah Tunggal. Di tengah dominasi peluncuran kendaraan baru selama pameran, kehadiran Giti X Cursion menunjukkan perkembangan industri otomotif juga ditopang oleh inovasi komponen pendukung kendaraan.

Ban kini tak lagi sekadar komponen habis pakai, melainkan bagian penting yang menentukan karakter sebuah kendaraan.

1. Mengisi celah antara kenyamanan dan kemampuan off-road

Ban Giti X Cursion R/T dengan pola tapak agresif untuk menghadapi beragam kondisi medan, terlihat dari dekat.
Giti X Cursion R/T punya pola tapak agresif (IDN Times/Fadhliansyah)

Giti X Cursion dirancang sebagai ban Rugged Terrain atau R/T, karakter yang berada di antara ban All Terrain (A/T) dan Mud Terrain (M/T). Konsep ini menawarkan kompromi yang selama ini dicari banyak pengguna SUV maupun double cabin, yakni kemampuan melintasi jalur tanah, bebatuan, hingga kerikil tanpa harus mengorbankan kenyamanan ketika kembali digunakan di jalan raya.

Pendekatan tersebut menjadi relevan dengan tren penggunaan SUV saat ini. Banyak pemilik kendaraan memanfaatkan mobilnya sebagai kendaraan harian, tetapi tetap ingin bisa diajak berpetualang saat akhir pekan.

Melalui Giti X Cursion, Gajah Tunggal mencoba menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan ban yang memiliki karakter tangguh sekaligus tetap nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

2. GIIAS jadi panggung memperkuat identitas merek Giti

Ban Giti X Cursion dipamerkan dalam peluncuran resmi pada ajang GIIAS 2026, dengan desain tapak ban berprofil kasar.
Ban Giti X Cursion resmi meluncur di GIIAS 2026 (Dok. Giti)

Bagi PT Gajah Tunggal Tbk, GIIAS 2026 bukan sekadar tempat memperkenalkan produk baru. Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Giti sebagai merek ban premium global yang mengedepankan inovasi teknologi.

“Kehadiran kami di GIIAS 2026 merupakan momentum yang sangat tepat untuk lebih mengenalkan inovasi dan kualitas global dari merek Giti kepada masyarakat luas. Di saat yang bersamaan, kami juga terus berkomitmen menjawab berbagai kebutuhan spesifik konsumen di Indonesia melalui lini produk GT Radial yang kini semakin lengkap dengan hadirnya Champiro Ultimate,” kata Division Head Marketing PT Gajah Tunggal Tbk, Marcella Dewi, beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut memperlihatkan peluncuran Giti X Cursion merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pilihan ban sesuai karakter penggunaan kendaraan, mulai dari kebutuhan harian hingga aktivitas yang lebih ekstrem.

3. Bukan sekadar ban baru, tetapi cerminan perubahan pasar

Ban Giti X Cursion sebagai produk yang menyasar pertumbuhan tren kendaraan SUV di pasar otomotif.
Giti X Cursion bidik tren SUV yang terus tumbuh (Dok. Giti)

Kehadiran Giti X Cursion juga mencerminkan perubahan preferensi konsumen otomotif di Indonesia. Popularitas SUV, meningkatnya aktivitas touring, camping, dan overlanding membuat kebutuhan terhadap ban dengan karakter lebih fleksibel semakin besar.

Pengguna tidak lagi hanya mencari ketahanan, tetapi juga menginginkan kenyamanan dan performa dalam berbagai kondisi jalan. Melalui peluncuran di GIIAS 2026, Gajah Tunggal menunjukkan bahwa inovasi di industri ban berjalan seiring dengan perkembangan kendaraan modern.

Giti X Cursion menjadi penanda bahwa transformasi pasar otomotif tidak hanya terlihat dari hadirnya model-model baru, tetapi juga dari komponen yang menopang performa kendaraan ketika digunakan di berbagai medan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More