Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hino Soroti Faktor Manusia dalam Keselamatan Transportasi
Booth Hino di GIICOMVEC 2026 (IDN Times/Fadhliansyah)

Jakarta, IDN Times - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan transportasi darat melalui partisipasi aktif di ajang GIICOMVEC 2026.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar panel diskusi bertajuk “Membangun Moda Transportasi yang Aman & Laik Jalan dengan Penyediaan Pengemudi yang Kompeten dan Manajemen Perawatan Kendaraan.”

Diskusi yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran ini menjadi wadah kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator, operator, hingga pelaku industri otomotif. Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada pencegahan kecelakaan.

1. Faktor manusia masih jadi penyebab utama kecelakaan

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan (IDN Times/Fadhliansyah)

Dalam diskusi tersebut, aspek keselamatan menjadi sorotan utama, terutama terkait faktor manusia atau human error yang masih mendominasi penyebab kecelakaan transportasi darat.

“Berdasarkan hasil investigasi KNKT, human factor masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi kendaraan dan sistem operasional juga berpengaruh,” jelas Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pengemudi tidak bisa ditawar lagi. Selain itu, faktor teknis seperti kondisi kendaraan dan sistem operasional juga harus diperhatikan secara menyeluruh agar keselamatan bisa ditingkatkan secara signifikan.

2. Pelatihan driver dan perawatan kendaraan jadi investasi keselamatan

Diskusi panel Hino di GIICOMVEC 2026 (IDN Times/Fadhliansyah)

Dari sisi prinsipal, Hino menekankan bahwa pelatihan pengemudi dan manajemen perawatan kendaraan bukan sekadar kewajiban operasional, melainkan investasi jangka panjang dalam keselamatan.

“Pengemudi kendaraan niaga memiliki tanggung jawab besar. Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara,” ujar Training Division Head HMSI, Pieter Andre.

Ia juga menambahkan bahwa manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu dalam kondisi laik jalan. Dengan begitu, seluruh fitur keselamatan dapat bekerja optimal dan risiko kecelakaan bisa ditekan.

3. Kolaborasi jadi kunci bangun ekosistem transportasi aman

Hino soroti faktor manusia dalam keselamatan transportasi (IDN Times/Fadhliansyah)

Seluruh narasumber sepakat bahwa keselamatan transportasi tidak bisa dibangun secara parsial. Dibutuhkan sinergi kuat antara ATPM, regulator, dan operator untuk menciptakan sistem yang terintegrasi.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta moda transportasi yang tidak hanya aman dan laik jalan, tetapi juga mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat luas.

Editorial Team