Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Tunggu Musim Hujan, Cek Karet Wiper Mobil Sekarang
ilustrasi merawat karet wiper (vecteezy.com/IVAN SVIATKOVSKYI))
  • Menjelang musim hujan, kondisi karet wiper perlu diperiksa karena karet getas, retak, pecah, atau terkelupas dapat mengurangi kemampuan menyapu air.
  • Tanda kinerja wiper menurun meliputi suara berdecit, gesekan keras, garis air, serta area kaca yang tidak tersapu sehingga pandangan terganggu saat hujan.
  • Selain karet, periksa tekanan lengan wiper dan ketersediaan cairan pembersih kaca agar sapuan tetap merata serta debu dan kotoran dapat dibersihkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebelum musim hujan, kita perlu melihat karet wiper mobil. Karet yang retak, keras, atau terkelupas harus diganti. Kalau wiper bunyinya mencicit atau air masih membuat garis di kaca, wiper mungkin tidak bagus. Lengan wiper dan cairan pembersih kaca juga harus dicek supaya kaca tetap bersih saat hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wiper menjadi salah satu komponen yang sering terlupakan saat mobil sedang dalam kondisi prima. Padahal, fungsi alat ini baru terasa penting ketika hujan turun deras dan kaca depan mulai dipenuhi air.

Menjelang musim hujan, kondisi karet wiper sebaiknya diperiksa lebih awal. Wiper yang sudah getas atau rusak dapat membuat pandangan terganggu ketika mobil melaju di tengah hujan.

1. Periksa kondisi karet wiper

ilustrasi merawat karet wiper (vecteezy.com/Srinrat Wuttichaikitcharoen))

Langkah pertama adalah melihat kondisi fisik karet wiper. Karet yang masih bagus biasanya memiliki permukaan cukup lentur dan mampu menyapu air secara merata. Sebaliknya, karet yang mulai getas dapat terlihat retak, pecah, mengeras, atau mengalami perubahan bentuk.

Coba angkat wiper dari kaca lalu periksa bagian karetnya dengan teliti. Jika terlihat retakan atau bagian karet mulai terkelupas, sebaiknya jangan menunggu sampai musim hujan tiba untuk menggantinya. Kerusakan kecil bisa membuat kemampuan wiper menyapu air semakin berkurang.

2. Perhatikan suara dan hasil sapuan

ilustrasi merawat karet wiper (vecteezy.com/Shrinrat Wuttichaikichaeron))

Karet wiper yang sudah tidak optimal biasanya memberikan tanda ketika digunakan. Salah satunya adalah muncul suara berdecit atau bunyi gesekan yang cukup keras saat wiper bergerak di permukaan kaca.

Perhatikan juga hasil sapuannya. Jika masih terdapat garis air, area kaca yang tidak tersapu, atau lapisan air yang tertinggal setelah wiper bergerak, kondisi tersebut menunjukkan kinerja wiper mulai menurun. Kaca yang tidak bersih tentu dapat mengganggu pandangan, terutama ketika hujan deras dan kendaraan melaju pada malam hari.

3. Jangan lupa cek lengan dan cairan wiper

ilustrasi merawat karet wiper (vecteezy.com/Roman Bulatov)

Masalah wiper tidak selalu berasal dari karetnya. Lengan wiper juga perlu diperiksa karena bagian ini bertugas memberikan tekanan agar karet menempel dengan baik pada kaca. Jika tekanan tidak merata atau posisi lengan berubah, hasil sapuan bisa tetap buruk meski karet masih relatif baru.

Cairan pembersih kaca juga sebaiknya tersedia dalam jumlah cukup. Cairan tersebut membantu membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada kaca sebelum wiper menyapunya. Hindari menggunakan cairan yang dapat meninggalkan lapisan atau membuat permukaan kaca semakin licin dan sulit dibersihkan. Dengan wiper, lengan, dan cairan pembersih yang siap, visibilitas akan lebih terjaga ketika hujan mulai sering turun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article