ilustrasi radiator coolant (pexels.com/Birdlkportfolio)
Waktu servis radiator sebenarnya bergantung pada jenis kendaraan, kondisi pemakaian, serta rekomendasi pabrikan. Sebagai langkah awal, pemilik mobil bisa memeriksa sistem pendingin setiap kali melakukan servis berkala. Pemeriksaan ini mencakup kondisi radiator, selang, tutup radiator, reservoir, kipas pendingin, serta kemungkinan kebocoran cairan.
Untuk pengurasan dan penggantian coolant, intervalnya tidak selalu sama pada setiap mobil. Ada kendaraan yang menggunakan cairan pendingin dengan masa pakai beberapa tahun, sementara model lain memiliki ketentuan berbeda. Karena itu, buku manual kendaraan menjadi acuan utama untuk menentukan jadwal penggantian coolant dan perawatan sistem pendingin.
Servis radiator juga tidak selalu berarti harus membongkar atau menguras seluruh sistem. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisinya masih baik, pemeriksaan rutin dan pemantauan volume coolant mungkin sudah cukup. Pembersihan menyeluruh sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi sistem dan kebutuhan kendaraan, bukan semata-mata karena mobil sudah mencapai usia tertentu.