Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapasitas Produksi di Pabrik BYD Subang Hampir 10 Ribu Unit per Bulan

Kapasitas Produksi di Pabrik BYD Subang Hampir 10 Ribu Unit per Bulan
Pabrik BYD diresmikan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (IDN Times/Fadhliansyah)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pabrik PT BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat, terus meningkatkan kapasitas produksinya setelah mulai beroperasi. Saat ini, kapasitas produksi fasilitas tersebut disebut telah mendekati 10.000 unit kendaraan per bulan.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan peningkatan kapasitas produksi dilakukan secara bertahap atau ramp-up, dengan menyesuaikan kebutuhan pasar dan jenis kendaraan yang diproduksi.

  1. 1. Kapasitas produksi hampir 10 ribu unit per bulan

    Area pabrik BYD dengan bangunan industri dan fasilitas produksi terkait kapasitas hampir 10 ribu unit per bulan.
    Kapasitas pabrik BYD sebulan hampir 10 ribu unit (Dok. BYD)

    Luther mengatakan kapasitas produksi pabrik BYD di Subang saat ini sudah mendekati 10.000 unit per bulan. Angka tersebut masih dapat meningkat seiring proses ramp-up fasilitas manufaktur.

    “Semakin ramp up, mungkin saat ini sudah menyentuh hampir 10 ribu per bulan kapasitasnya,” kata Luther di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

    Kapasitas tersebut menjadi bagian dari proses transisi BYD dari kendaraan impor utuh atau completely built-up (CBU) menuju produksi domestik.

    Adapun fasilitas manufaktur BYD di Subang dirancang memiliki kapasitas hingga 150.000 unit kendaraan per tahun. Dengan kapasitas maksimum tersebut, fasilitas Subang menjadi basis penting BYD untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia sekaligus menjalankan komitmen produksi domestik.

  2. 2. Produksi bulanan menyesuaikan model yang dibuat

    Proses produksi mobil BYD berlangsung di jalur perakitan Pabrik Subang dengan dukungan fasilitas manufaktur.
    Proses produksi mobil BYD di Pabrik Subang (Dok. BYD)

    Meski kapasitas bulanan telah mendekati 10.000 unit, jumlah kendaraan yang diproduksi tidak selalu sama setiap bulannya. Hal tersebut dipengaruhi jenis model yang sedang diproduksi karena setiap kendaraan memiliki kebutuhan waktu produksi berbeda.

    Luther mengatakan variasi produksi dapat berubah mengikuti kebutuhan masing-masing model.

    “Tapi secara produksinya itu variannya bisa berubah-ubah, karena tergantung kita lagi memproduksi tipe apa, juga ada waktu produksi yang berbeda untuk tiap modelnya,” ujarnya.

    Menurut Luther, perbedaan waktu produksi tersebut juga berkaitan dengan konfigurasi lini dan karakteristik setiap model. Oleh karena itu, kapasitas produksi tidak bisa hanya dilihat dari jumlah unit secara keseluruhan.

    Ia mengatakan BYD masih mengoptimalkan penggunaan fasilitas yang tersedia agar produksi dapat berjalan efisien.

  3. 3. M6 menjadi salah satu model yang diprioritaskan

    Area konstruksi pabrik BYD di Subang dengan struktur bangunan industri dan alat berat di tengah lahan terbuka.
    Pabrik BYD di Subang punya kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun (Dok. BYD)

    Dalam tahap awal operasional pabrik, BYD mengatur produksi berdasarkan kebutuhan pasar. Salah satu model yang mendapat perhatian adalah BYD M6 karena permintaannya dinilai cukup tinggi.

    “Memang saat ini demand-nya cukup besar di M6 ya. Kita fullfill dulu yang M6, sama ada kita sudah siapkan juga produk-produk yang lainnya,” kata Luther.

    Selain M6, BYD juga telah memproduksi sejumlah model lain secara domestik. Sebelumnya Luther menyebut Atto 3 sebagai salah satu model yang masuk dalam produksi lokal.

    BYD juga menyiapkan kemungkinan menambah model yang diproduksi di Indonesia. Namun, keputusan tersebut tetap mempertimbangkan optimalisasi lini produksi dan volume kendaraan.

    “Strategi produk itu juga perlu memperhatikan optimalisasi produksi manufaktur. Mungkin secara sederhana harusnya yang benar-benar memberikan volume yang cukup signifikan seoptimal mungkin agar diproduksi di fasilitas domestik,” tutur Luther.

    Dengan kapasitas hingga 150.000 unit per tahun, BYD masih memiliki ruang untuk meningkatkan produksi dari posisi saat ini. Namun, peningkatan tersebut akan dilakukan bertahap mengikuti kebutuhan pasar, kesiapan lini produksi, serta komposisi model yang diproduksi di fasilitas Subang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More