Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Kebiasaan yang Bikin Mobil Kumuh, Rutin Bersihkan, ya!
ilustrasi berkendara (pexels.com/Raunaq Singh)
  • Sampah di sela pintu, remah makanan, dan tumpahan minuman pada jok membuat kabin terlihat jorok serta berpotensi mengundang semut dan kecoak.
  • Karpet berlumpur, barang menumpuk, serta muatan berbau seperti durian, ikan, atau baju olahraga perlu dibersihkan dan ditata agar interior tetap rapi.
  • Tangan berminyak dapat meninggalkan noda pada setir, sementara bodi yang jarang dicuci menumpuk debu; kebersihan rutin menjaga mobil tidak tampak kumuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Orang bisa menilai sifatmu dari mobil yang digunakan. Bukan tentang mobilnya baru atau lama dan mahal atau murah. Namun, lebih ke caramu merawat kendaraan. Sama seperti karakter orang dapat terbaca dari kondisi rumahnya.

Orang yang suka kebersihan dan kerapian pasti juga tak akan membiarkan tempat tinggalnya jorok. Demikian pula mobil yang setiap hari dikendarai olehmu. Keadaan di luar maupun di dalam bisa bercerita lebih banyak tentang dirimu.

Makanya, jangan sampai mobil yang dibeli seharga puluhan hingga ratusan juta rupiah tampak kumuh. Kamu kudu rajin melakukan pembersihan rutin. Juga tinggalkan kebiasaan-kebiasaan yang bikin mobil kumuh berikut ini supaya kendaraanmu gak seperti kapal pecah.

1. Sampah diselip-selipkan di samping pintu mobil

ilustrasi makan dan minum (pexels.com/RDNE Stock project)

Di kebanyakan mobil memang ada wadah-wadah kecil di sisi pintu. Ada wadah untuk botol minuman serta celah yang lebih kecil biasanya dipakai buat menaruh kunci atau kartu tol. Biar benda-benda kecil itu gampang diambil ketika diperlukan.

Namun, tak jarang tempat-tempat tersebut malah digunakan untuk menyelipkan berbagai sampah. Segala kotoran ada di sana. Gumpalan-gumpalan tisu bekas, bungkus makanan, dan sebagainya. Sediakan tempat sampah supaya kamu sendiri maupun orang yang nebeng tak sembarangan meletakkan sampah.

2. Remah-remah makanan dan tetesan minuman di jok

ilustrasi membersihkan jok (pexels.com/Khunkorn Laowisit)

Gak ada larangan untuk siapa pun untuk makan dan minum di mobil. Apalagi itu kendaraan pribadimu. Barangkali kamu tadi juga belum sempat makan. Daripada nanti dirimu kelaparan dan kehausan mending makan serta minum di tengah perjalanan.

Apalagi, perjalanannya masih cukup panjang serta macet. Selagi kendaraan tidak bergerak, kamu bisa makan dan minum sebentar. Namun, pastikan nanti setelah sampai di tujuan, bersihkan jok.

Kalau remah-remah makanan ada di mana-mana, tetesan air minum seperti kopi atau cokelat, mobilmu seperti lantai warung makan yang jarang dibersihkan. Bukan cuma lengket dan remah-remah menempel pada pakaian bila diduduki. Semut, bahkan kecoak pun bisa suka bersarang di mobilmu.

3. Karpet super kotor oleh tanah

ilustrasi alas kaki kotor (pexels.com/Lucas Pezeta)

Karpet mobil memang tidak bisa 100 persen bersih. Alas kakimu tentu kotor selepas dipakai ke sana kemari. Akan tetapi, usahakan sepatu atau sandal tidak terlalu kotor ketika kamu memasuki mobil.

Alas kaki bisa digesek-gesekkan dulu di paving atau rerumputan. Kalau di bagian bawahnya menempel banyak tanah, pasti bakal mengotori karpet mobil. Apalagi, setibanya di rumah, dirimu gak segera membersihkannya. Besok dan seterusnya, alas kaki super kotor kembali masuk ke mobil begitu saja.

4. Segala barang ada di mobil

ilustrasi membawa muatan (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Bagi sebagian orang, mobil memang sudah menyerupai rumah kedua. Bangunan tempat tinggal disinggahi ketika tubuh sudah lelah dan meminta istirahat. Sementara mobil menjadi alat transportasi yang mengantarmu ke mana pun.

Untukmu yang banyak beraktivitas di luar rumah, boleh jadi di mobil ada begitu banyak barang. Bukan cuma laptop dan tas berukuran sedang. Ada juga sepatu olahraga karena kamu pulang kerja langsung nge-gym, baju ganti, bantal, dan sebagainya.

Semua ini perlu ditata sebaik mungkin biar tetap terlihat ringkas. Jangan sampai ketika ada teman yang mau numpang di mobilmu, kamu panik mesti beres-beres seketika. Barang yang tidak benar-benar dibutuhkan ditinggal saja di rumah.

5. Campuran aneka bau

ilustrasi menyemprot mobil (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Untukmu yang suka membawa muatan tanpa pilih-pilih, bagian dalam mobil terancam berbau tidak sedap. Sekali waktu, dirimu membawa durian tanpa dikemas secara khusus. Lain hari kamu bawa ikan segar.

Belum lagi, baju olahraga yang penuh keringat juga tidak dibungkus rapat. Baunya menguar ke mana-mana. Ketika barang-barang sudah dikeluarkan pun, masih ada aroma yang tertinggal. Tambah parah jika baunya bercampur dengan pewangi mobil yang kurang bagus. Pasti bikin pusing dan mual.

6. Tangan berminyak langsung pegang setir

ilustrasi mengelap setir (pexels.com/Ariyo)

Mungkin kamu baru makan gorengan atau mengusap wajah langsung dengan tangan di siang atau sore hari. Kemudian dirimu segera menyentuh kemudi. Pasti minyak dari telapak tanganmu membekas di setir.

Kalau baru beberapa kali, memang nodanya kurang terlihat. Akan tetapi, setelah hal serupa terus terulang sekian lama, noda pun tampak lebih jelas. Selain memastikan telapak tanganmu bersih sebelum memegang kemudi, kamu juga bisa menggunakan sarung setir supaya lebih mudah dibersihkan.

7. Body mobil jarang dicuci sampai debunya bisa buat bikin tulisan

ilustrasi mencuci mobil (pexels.com/https://kaboompics.com/)

Terakhir, kebiasaan yang bikin mobil kumuh adalah jarang dicuci hingga debu menempel serta menumpuk. Kebutuhan kendaraan untuk dicuci berbeda-beda. Mobil yang cuma dipakai untuk jarak dekat tentu tidak gampang kotor seperti mobil yang setiap hari membelah banyak jalanan. Meski demikian, mobil tetap perlu dicuci secara berkala.

Jangan malah hingga musim berganti-ganti pun mobil tak kunjung dimandikan. Debu di seluruh permukaan mobil sampai tebal sekali. Anak-anak dan remaja iseng suka bikin tulisan di badan mobilmu. Kotor sedikit gak apa-apa, tapi jangan sampai dekil banget, ya.

Baik mobilmu tergolong lama maupun baru, bakal sama-sama terlihat kumuh jika kebiasaan-kebiasaan di atas terus dilakukan. Padahal, bila dirimu sudah capek seharian beraktivitas lalu masuk ke mobil yang kotor, bisa bikin tambah lelah. Begitu pula, jika kamu berangkat kerja pakai mobil yang kotor luar dalam, akan membuatmu merasa kurang semangat menjalani hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article