Kapasitas mesin kecil sering dianggap sebagai jaminan bahwa sebuah mobil akan memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Anggapan tersebut muncul karena mesin dengan kapasitas lebih rendah biasanya membutuhkan bahan bakar lebih sedikit untuk menghasilkan tenaga. Padahal, efisiensi BBM gak hanya ditentukan oleh besar kecilnya kapasitas mesin, tetapi juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain.
Karakter mesin, bobot kendaraan, hingga gaya berkendara dapat membuat konsumsi bahan bakar berbeda meskipun kapasitas mesinnya sama-sama kecil. Dalam kondisi tertentu, mesin berkapasitas kecil justru harus bekerja lebih keras agar mampu menggerakkan kendaraan secara optimal. Karena itu, penting memahami faktor yang membuat mesin kecil gak selalu lebih irit, yuk simak alasannya bersama.
