Bagi para pencinta otomotif, menyebut nama Subaru secara otomatis akan memunculkan memori tentang mesin dengan konfigurasi piston yang bergerak horizontal saling berhadapan. Karakter mesin yang unik dan suara dentuman knalpotnya yang khas telah menjadi kartu nama bagi pabrikan asal Jepang ini selama puluhan tahun.
Namun, sebuah fakta sejarah yang sering kali terabaikan adalah bahwa Subaru sama sekali bukan penemu dari teknologi mesin boxer ini. Karl Benz, sang pionir otomotif asal Jerman, telah mematenkan desain mesin berlawanan arah (contra engine) ini sejak akhir abad ke-19, jauh sebelum Subaru memproduksi mobil pertama mereka.
