Jetour T1 Kantongi 800 SPK Sebulan, Varian Hybrid Paling Diminati

- Jetour T1 meraih sekitar 800 SPK dalam sebulan sejak peluncuran Juni 2026, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap SUV bergaya urban adventure ini.
- Varian plug-in hybrid i-DM menjadi favorit berkat teknologi Intelligent Dual Mode yang memadukan mesin bensin dan baterai LFP, menawarkan efisiensi serta fleksibilitas berkendara.
- Jetour masih menyediakan harga promo untuk 1.000 pembeli pertama dengan garansi kendaraan hingga enam tahun dan bonus layanan servis serta aksesori khusus varian i-DM.
Jakarta, IDN Times - Peluncuran Jetour T1 di Indonesia mendapat respons positif dari pasar. Dalam waktu sekitar satu bulan sejak diperkenalkan pada Juni 2026, SUV bergaya urban adventure tersebut telah mengumpulkan sekitar 800 surat pemesanan kendaraan (SPK) dari total kuota promo 1.000 konsumen pertama.
Pencapaian itu menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap model baru Jetour, terutama pada varian plug-in hybrid (PHEV) i-DM. Selain desain dan fitur, teknologi elektrifikasi menjadi salah satu faktor yang mendorong konsumen memilih model tersebut.
1. Mayoritas pemesanan berasal dari varian i-DM

Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan mayoritas pemesanan Jetour T1 saat ini berasal dari varian i-DM. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi plug-in hybrid yang menawarkan efisiensi sekaligus fleksibilitas berkendara.
“Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian Jetour T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Di sisi lain, Jetour T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari,” ujar Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, Jumat (10/7/2026).
Ia menambahkan, kuota promo untuk 1.000 konsumen pertama semakin mendekati batas. Karena itu, calon pembeli yang ingin memperoleh harga khusus diimbau segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan.
2. Teknologi hybrid menjadi daya tarik utama

Jetour T1 i-DM mengandalkan teknologi Intelligent Dual Mode yang memadukan mesin bensin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh dalam satu sistem yang bekerja secara terintegrasi.
Sistem tersebut memungkinkan kendaraan menyesuaikan penggunaan tenaga secara otomatis sesuai kondisi berkendara.
Pabrikan mengklaim mode listrik murni mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC. Selain itu tersedia beberapa mode berkendara, mulai dari Pure EV Drive, Intelligent Hybrid, Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive hingga regenerative braking untuk meningkatkan efisiensi energi.
Selain sektor elektrifikasi, Jetour juga membekali T1 dengan berbagai fitur kenyamanan seperti 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda, kabin dengan tingkat kebisingan di bawah 40 dB saat idle, Dual Zone AC, Nap Mode, hingga Front Passenger Leg Rest khusus varian i-DM.
3. Harga promo masih tersedia sebelum kuota habis

Saat ini Jetour masih menawarkan harga spesial untuk 1.000 konsumen pertama. Jetour T1 ICE dipasarkan dengan harga Rp388 juta (OTR Jakarta), sedangkan Jetour T1 i-DM dibanderol Rp538 juta (OTR Jakarta). Setelah kuota terpenuhi, harga masing-masing akan naik menjadi Rp408 juta dan Rp558 juta.
Setiap pembelian Jetour T1 juga disertai garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer. Khusus varian i-DM, tersedia garansi baterai delapan tahun atau 160 ribu kilometer, serta gratis jasa servis dan suku cadang hingga tiga tahun atau 30 ribu kilometer.
Untuk pembeli Jetour T1 i-DM, perusahaan turut memberikan aksesori discharge gun yang mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW.


















