Teknologi REEV Jadi Senjata Changan Hadapi Rival

- Changan Indonesia fokus membangun kesadaran merek karena baru beroperasi sekitar enam bulan dan masih memperkenalkan diri kepada konsumen lokal.
- Teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) menjadi strategi utama Changan untuk membedakan produk Deepal S05 dari kompetitor di pasar kendaraan elektrifikasi.
- Perusahaan menyiapkan ekspansi dengan menambah lini produk baru serta memperluas jaringan dealer yang kini mencapai 23 lokasi, termasuk lima diler eksklusif.
Jakarta, IDN Times - Persaingan merek otomotif asal China di Indonesia semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah pemain baru terus bermunculan dengan membawa beragam model kendaraan elektrifikasi, membuat kompetisi di segmen ini semakin sengit.
Menghadapi kondisi tersebut, Changan Indonesia mengaku tidak hanya mengandalkan penambahan produk. Perusahaan juga fokus membangun kesadaran merek (brand awareness) sekaligus menawarkan diferensiasi melalui teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) yang akan dibawa Deepal S05.
1. Changan masih fokus membangun merek

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, mengatakan tantangan terbesar Changan saat ini adalah memperkenalkan merek kepada masyarakat Indonesia. Pasalnya, operasional perusahaan di Tanah Air baru berjalan sekitar enam bulan sehingga tingkat pengenalannya masih terus dibangun.
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah merek asal China lain yang telah lebih dulu hadir dan memiliki basis konsumen.
“Sebagai brand baru kami punya PR tersendiri, yaitu bagaimana memperkenalkan Changan kepada masyarakat Indonesia. Kalau brand lain mungkin sudah lebih dulu eksis, sedangkan kami baru sekitar enam bulan beroperasi secara normal,” ujar Ridjal Mulyadi di Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
2. REEV dipilih sebagai pembeda dari para kompetitor

Di tengah semakin ramainya pasar kendaraan elektrifikasi, Changan berupaya menghadirkan nilai tambah melalui teknologi REEV. Sistem penggerak tersebut menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan pada Deepal S05 dan diklaim menjadi salah satu yang pertama dipasarkan di Indonesia.
Ridjal menilai inovasi tersebut dapat menjadi pembeda dibandingkan produk lain yang saat ini lebih banyak mengusung teknologi hybrid, plug-in hybrid (PHEV), maupun kendaraan listrik murni.
“Salah satu cara kami adalah menghadirkan teknologi REEV. Kami mengklaim ini menjadi salah satu teknologi yang pertama hadir di Indonesia,” katanya.
3. Tambah produk dan perluas jaringan dealer

Selain menghadirkan teknologi baru, Changan juga menyiapkan strategi ekspansi melalui penambahan lini produk dan perluasan jaringan penjualan.
Setelah meluncurkan Lumin dan S07, perusahaan bersiap menghadirkan Deepal S05 serta mengisyaratkan masih ada model lain yang akan diperkenalkan hingga akhir tahun.
Di sisi lain, Changan juga terus memperluas jaringan pemasaran. Saat ini perusahaan telah memiliki 23 jaringan diler, termasuk lima diler eksklusif Changan, dan jumlah tersebut akan terus ditambah untuk mendukung pertumbuhan bisnis di Indonesia.
“Kami akan terus melengkapi lini produk dan meningkatkan jumlah jaringan pemasaran. Itu menjadi bagian dari strategi kami untuk memperkuat kehadiran Changan di Indonesia,” tutup Ridjal.

















