Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kesalahan Kecil Penyebab Pengendara Mobil Kecelakaan
ilustrasi mengemudi (pexels.com/Kampus Production)

Mengendarai sebuah mobil memiliki risiko yang sangat besar. Apalagi jika konsentrasi hilang yang paling mudah mengakibatkan kecelakaan. Untuk itu, seorang pengendara mobil wajib lulus tes pembuatan SIM A serta memahami dengan baik aturan-aturan berkendara.

Selain itu, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengendara juga bisa meminimalisir risiko dengan tidak melakukan lima kesalahan kecil di bawah ini. Langsung simak sederet tips untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan mobil di jalanan berikut ini, yuk!

1. Asik memainkan ponsel

ilustrasi main ponsel saat mengemudi (pexels.com/Roman Pohorecki)

Asik memainkan ponsel saat mengemudi adalah salah satu penyebab terbesar terjadinya kecelakaan mobil. Selain itu, main ponsel saat mengemudi juga sudah diatur dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Apabila ketauan melanggar, maka hukumnya berupa tilang.

Untuk itu, hindari memainkan ponsel saat mengemudi. Cukup dengan mematikan ponsel, kamu bisa lebih berkonsentrasi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan.

2. Ugal-ugalan

ilustrasi ugal-ugalan (pexels.com/Jesse Zheng)

Ugal-ugalan juga bisa diartikan kebut-kebutan. Kesalahan berkendara seperti ini sering sekali menyebabkan kecelakaan. Sebagai pengemudi yang bijak, kamu harus mematuhi rambu-rambu lalulintas dan lebih mementingkan keselamatan dari apapun.

Perlu diingat, setiap jalan memiliki batas kecepatannya masing-masing. Jika kamu melanggar, maka akibatnya kamu bisa ditilang polisi. Huh, emang mau ditangkap polisi?

3. Tidak menghidupkan lampu sen saat berbelok dan menyalip

ilustrasi menggunakan lampu sen (pexels.com/Anas Jawed)

Lampu sen adalah alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pengendara lain. Lampu akan memberikan kode kepada pengendara lain tentang apa yang akan kamu lakukan dan kondisi di jalan. Sebagai pengendara mobil kamu harus tahu bahwa lampu sen bukan cuma digunakan ketika ingin berbelok kiri dan kanan.

Menyalakan lampu sen sebelah kanan padahal jalannya lurus memiliki arti jangan menyalip. Sebaliknya, jika menghidupkan sebelah kiri berarti silahkan menyalip. Sedangkan untuk lampu hazard, gunakan lampu ini untuk memberitahu pengendara di belakang bahwa ada lubang atau rintangan di depan.

4. Mengemudi dalam kondisi mengantuk

ilustrasi mengemudi (pexels.com/Hassan OUAJBIR)

Mengemudi dalam keadaan mengantuk adalah kesalahan keempat yang akibatnya bisa menyebabkan kecelakaan bahkan kematian. Untuk itu, sebaiknya kamu jangan mengemudi ketika sedang mengantuk.

Kamu bisa meminta tolong seseorang untuk bergantian. Namun, jika tidak ada, kamu bisa wajib beristirahat sejenak di rest area terdekat. Jangan dipaksakan, ya!

5. Lalai mengecek kondisi mobil

ilustrasi mengemudi (pexels.com/Kampus Production)

Ketika hendak berpergian jauh, kamu harus mengecek kondisi mobil. Pastikan semuanya berfungsi sebagai normal, seperti sistem pengereman, lampu-lampu, dan kondisi ban.

Jika lalai, maka akibatnya bisa fatal. Sejauh ini, penyebab terbanyak terjadinya kecelakaan adalah rem blong.

Pentingnya menjaga keselamatan berkendara adalah tugas semua pengguna jalan, termasuk pengendara motor, pesepeda, hingga pejalan kaki. Dengan mematuhi rambu-rambu lalul intas dan tidak melakukan lima kesalahan di atas, kamu pun bisa meminimalisir risiko kecelakaan ketika tengah berkendara. Realisasikan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article