Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mematikan AC dan Audio sebelum Mematikan Mesin Bikin Aki Awet?
Ilustrasi mengatur suhu AC mobil (pexels.com/Erik Mclean)
  • Kendaraan modern memakai manajemen daya dan relay yang sementara memutus AC serta audio saat starter, sehingga daya aki difokuskan untuk menghidupkan mesin.
  • Usia aki lebih dipengaruhi sulfasi dan penurunan fungsi sel; AC atau audio yang tetap menyala tidak langsung merusaknya, kecuali digunakan lama saat mesin mati.
  • Mematikan AC dan audio tetap bersifat preventif, tetapi perawatan kutub aki, pengecekan alternator, dan pembatasan aksesori berlebih lebih efektif menjaga aki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil dan motor baru punya alat pintar untuk menjaga listrik. Saat mesin mau dinyalakan, alat ini mematikan AC dan audio sebentar supaya aki bisa menyalakan mesin. AC dan audio tidak langsung merusak aki. Aki bisa cepat habis kalau dipakai lama saat mesin mati. Kutub aki perlu dibersihkan juga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kebiasaan sebelum mematikan mesin kendaraan sering kali menjadi topik perdebatan hangat di kalangan pemilik mobil maupun sepeda motor. Salah satu anggapan yang sangat populer adalah kewajiban untuk mematikan pendingin udara dan sistem audio terlebih dahulu agar aki tetap awet.

Banyak orang percaya bahwa menyalakan mesin dengan kondisi beban kelistrikan yang masih aktif dapat menyedot daya aki secara berlebihan. Namun, apakah kebiasaan ini benar-benar memberikan dampak signifikan pada usia pakai aki kendaraan modern saat ini?

1. Prinsip kerja sistem kelistrikan pada mobil dan motor modern

ilustrasi ac mobil kurang dingin (magnific.com/freepik)

Sistem kelistrikan pada kendaraan keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi manajemen daya yang sangat canggih dan efisien. Ketika kunci kontak diputar ke posisi starter, relay otomatis akan memutus aliran listrik ke komponen tambahan seperti ac dan audio.

Pemutusan arus sementara ini bertujuan agar seluruh daya dari aki difokuskan penuh untuk memutar dinamo starter. Oleh karena itu, beban aksesoris tidak akan mengganggu proses menghidupkan mesin maupun menyedot arus listrik secara mendadak dari sel aki.

2. Pengaruh langsung beban kelistrikan terhadap usia pakai aki

ilustrasi aki mobil (pexels.com/Vladimir Srajber)

Kerusakan pada aki umumnya disebabkan oleh proses kimia internal seperti sulfasi dan penurunan fungsi sel akibat usia pemakaian. Membiarkan ac atau sistem audio dalam kondisi menyala saat mesin dimatikan sebenarnya tidak secara langsung merusak fisik aki.

Daya aki baru akan tersedot secara drastis apabila fitur kelistrikan tersebut dinyalakan dalam waktu lama saat kondisi mesin mati total. Selama mesin menyala, seluruh kebutuhan listrik kendaraan akan ditanggung sepenuhnya oleh komponen alternator, bukan oleh aki.

3. Kebiasaan baik yang efektif menjaga keawetan daya aki

ilustrasi aki mobil (vecteezy.com/Worawuth Sawaengsuk)

Meskipun sistem modern sudah mampu memproteksi lonjakan arus, mematikan ac dan audio sebelum mematikan mesin tetap menjadi langkah preventif yang baik. Kebiasaan ini membantu mengurangi kejutan beban listrik pada komponen elektronik sensitif saat kendaraan kembali dinyalakan.

Langkah yang jauh lebih efektif untuk menjaga kesehatan aki adalah dengan melakukan pembersihan kutub secara rutin dari kerak putih. Selain itu, memastikan pengisian daya dari alternator berjalan normal serta menghindari penggunaan aksesoris berlebih menjadi kunci utama keawetan aki.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article