MG 4X Resmi Terungkap, SUV Listrik Global Penantang Atto 3

- MG resmi memperkenalkan MG 4X sebagai SUV listrik global baru yang dikembangkan dari lini MG4 dan ditujukan menantang BYD Atto 3 di segmen compact crossover.
- Mobil ini hadir dengan dua pilihan motor listrik bertenaga hingga 201 hp, memakai baterai LFP yang stabil dan efisien untuk penggunaan harian di kelas SUV listrik kompak.
- MG 4X mengusung teknologi semi-solid battery dengan jarak tempuh hingga 510 km serta fitur digital canggih seperti cockpit hasil kolaborasi Oppo dan sistem Navigate on Autopilot.
Jakarta, IDN Times - MG memperkenalkan model baru di segmen SUV listrik global lewat kehadiran MG 4X. Model ini menjadi pengembangan dari lini MG4 dan diarahkan untuk bersaing langsung di segmen volume tinggi, termasuk melawan BYD Atto 3.
Mengutip Carnewschina, data spesifikasi inti yang muncul dari dokumen homologasi di China mengungkap bahwa MG 4X bukan sekadar varian baru, melainkan model strategis yang membawa teknologi dan positioning baru bagi brand.
1. Dimensi kompak, tapi lebih besar dari rival utama

MG 4X hadir sebagai SUV listrik kompak dengan dimensi panjang 4.500 mm, lebar 1.849 mm, dan tinggi 1.621 mm, serta wheelbase 2.735 mm. Dengan ukuran tersebut, model ini bahkan sedikit lebih panjang dibanding BYD Atto 3 sekitar 45 mm.
Secara positioning, MG 4X masuk ke segmen compact crossover, yang saat ini menjadi salah satu pasar paling kompetitif untuk kendaraan listrik. Proporsi ini juga menjanjikan keseimbangan antara dimensi yang tetap ramah kota dan ruang kabin yang lebih optimal untuk penggunaan keluarga.
2. Dua pilihan motor listrik, tenaga hingga 201 hp

Dari sisi performa, MG 4X ditawarkan dengan dua opsi motor listrik. Varian entry-level menggunakan motor 125 kW atau sekitar 168 hp, sementara versi lebih tinggi menghasilkan hingga 150 kW atau 201 dk.
Motor tersebut menggunakan tipe permanent magnet synchronous dan diproduksi oleh supplier berbeda di bawah grup SAIC.
Meski kapasitas baterai belum diungkap, dokumen menunjukkan penggunaan baterai LFP (lithium iron phosphate), yang dikenal lebih stabil dan tahan lama.
Konfigurasi ini menempatkan MG 4X sebagai SUV listrik dengan performa cukup kompetitif di kelasnya, sekaligus efisien untuk penggunaan harian.
3. Teknologi baru, semi-solid battery dan fitur canggih

MG 4X juga membawa pendekatan teknologi baru, termasuk penggunaan baterai “liquid-solid” atau semi solid-state yang sebelumnya sudah diperkenalkan di lini MG4.
Teknologi ini diklaim meningkatkan stabilitas termal dan performa di berbagai kondisi suhu, sekaligus membuka potensi jarak tempuh hingga sekitar 510 km (CLTC) pada varian tertentu.
Di sisi fitur, SUV ini dibekali cockpit yang dikembangkan bersama Oppo serta dukungan Navigate on Autopilot (NOA), yang menunjukkan arah pengembangan ke sistem bantuan berkendara lebih canggih.
Dengan kombinasi teknologi baterai baru dan fitur digital, MG 4X diposisikan sebagai produk penting untuk memperkuat daya saing MG di pasar global EV, khususnya di segmen SUV kompak yang terus berkembang pesat.


















