Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pengisian Daya Kendaraan Listrik di China Tembus 21 Juta Unit

Pengisian Daya Kendaraan Listrik di China Tembus 21 Juta Unit
Mobil Listrik/Unsplash.com
Intinya Sih
  • Tiongkok mencatat 21,01 juta titik pengisian daya kendaraan listrik hingga Februari 2026, naik 47,8% dari tahun sebelumnya sebagai bukti komitmen kuat terhadap transisi energi hijau.
  • Pertumbuhan fasilitas publik mencapai 4,834 juta unit dan pengisi daya pribadi melonjak ke 16,176 juta unit, menunjukkan adopsi kendaraan listrik makin melekat dalam gaya hidup masyarakat.
  • Pemerintah China menargetkan pembangunan 28 juta fasilitas pengisian daya pada akhir 2027 melalui rencana aksi tiga tahun untuk memperkuat jaringan energi nasional yang efisien dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tiongkok terus memperkokoh posisinya sebagai pemimpin global dalam ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang sangat masif. Hingga akhir Februari 2026, Badan Energi Nasional China melaporkan bahwa jumlah titik pengisian daya di seluruh negeri telah menembus angka fantastis, yakni 21,01 juta unit.

Angka pertumbuhan ini mencatatkan kenaikan sebesar 47,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sebuah indikasi kuat betapa seriusnya pemerintah setempat dalam mendukung transisi energi hijau. Lonjakan penyediaan fasilitas ini berjalan beriringan dengan minat masyarakat yang semakin tinggi dalam mengadopsi teknologi transportasi ramah lingkungan di berbagai wilayah.

1. Pertumbuhan pesat fasilitas pengisian daya publik dan pribadi

Ilustrasi Mobil Listrik (https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-keganjilan-7768524/)
Ilustrasi Mobil Listrik (https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-keganjilan-7768524/)

Data terbaru menunjukkan pembagian yang signifikan antara infrastruktur untuk umum dan kebutuhan rumah tangga. Dari total unit yang tersedia, fasilitas pengisian daya publik kini berjumlah 4,834 juta unit, atau mengalami kenaikan sebesar 28,8 persen secara tahunan. Fasilitas ini tersebar di berbagai titik strategis untuk memudahkan mobilitas pengguna kendaraan listrik di area perkotaan maupun jalur antarkota.

Di sisi lain, lonjakan paling tajam justru terjadi pada sektor perumahan melalui fasilitas pengisian daya pribadi. Per akhir bulan lalu, jumlah pengisi daya mandiri telah mencapai 16,176 juta unit, melonjak drastis sebesar 54,6 persen (yoy). Pertumbuhan yang sangat kuat di sektor privat ini mencerminkan bahwa memiliki kendaraan listrik kini telah menjadi bagian dari gaya hidup keseharian masyarakat China yang didukung oleh kemudahan akses pengisian daya di rumah masing-masing.

2. Korelasi lonjakan penjualan kendaraan listrik dengan infrastruktur

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Philippe WEICKMANN)
ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Philippe WEICKMANN)

Perluasan jaringan pendukung ini merupakan respon langsung terhadap ledakan angka produksi dan penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China. Sepanjang tahun 2025, industri EV di negara tersebut mengalami akselerasi yang luar biasa. Berdasarkan data dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (CAAM), angka produksi menyentuh 16,626 juta unit, sementara angka penjualan mencapai 16,49 juta unit.

Pertumbuhan produksi dan penjualan masing-masing berada di angka 29 persen dan 28,2 persen secara tahunan. Tingginya angka serapan pasar ini menuntut ketersediaan energi yang merata di seluruh daratan China. Keberhasilan ini membuktikan bahwa ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan optimal apabila ketersediaan unit kendaraan diimbangi secara presisi dengan kemudahan akses pengisian daya di lapangan.

3. Rencana aksi tiga tahun menuju target nasional 2027

ilustrasi mobil listrik (pexels.com/𝓢𝓱𝓪𝓷𝓮 𝓦𝓮𝓼𝓽 ™)
ilustrasi mobil listrik (pexels.com/𝓢𝓱𝓪𝓷𝓮 𝓦𝓮𝓼𝓽 ™)

Pemerintah China tidak berhenti pada pencapaian saat ini, melainkan telah menyusun peta jalan strategis untuk masa depan. Melalui rencana aksi tiga tahun yang diluncurkan pada Oktober 2025, Tiongkok menargetkan pembangunan jaringan nasional yang lebih komprehensif. Target ambisius ini mencakup pembangunan hingga 28 juta fasilitas pengisian daya pada akhir tahun 2027 mendatang.

Selain jumlah unit, kapasitas daya juga menjadi perhatian utama dalam rencana strategis tersebut. Pemerintah menargetkan kapasitas pengisian publik mampu melampaui angka 300 juta kilowatt dalam dua tahun ke depan. Langkah progresif ini memastikan bahwa China tetap menjadi tolak ukur dunia dalam membangun infrastruktur energi terbarukan yang efisien, terintegrasi, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More