Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Volvo EX30 2026 Meluncur di China dengan Harga Lebih Terjangkau

Volvo EX30 2026 Meluncur di China dengan Harga Lebih Terjangkau
Desainnya futuristik (Volvo)
Intinya Sih
  • Volvo resmi meluncurkan EX30 2026 di Tiongkok dengan varian baru RWD Plus yang menawarkan fitur keselamatan dan kenyamanan lebih lengkap serta harga lebih kompetitif.
  • Model 2026 hadir dalam tiga konfigurasi performa, termasuk varian AWD Performance Ultra bertenaga 315 kW yang mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 3,6 detik dengan pengisian cepat sekitar 26–28 menit.
  • Setelah penarikan global akibat risiko panas baterai, Volvo kini menggunakan pemasok berbeda seperti Rept Battero untuk LFP dan Sunwoda untuk baterai ternary lithium setelah evaluasi keamanan menyeluruh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Volvo, merek di bawah naungan Geely, secara resmi meluncurkan pembaruan SUV listrik EX30 untuk pasar Tiongkok. Kehadiran model penyegaran ini membawa perubahan signifikan pada lini varian yang ditawarkan, termasuk pengenalan tipe dasar baru yang memiliki harga lebih kompetitif dibandingkan peluncuran perdananya tahun lalu.

Peluncuran model 2026 ini dilakukan setelah Volvo melewati tantangan besar berupa penarikan kembali (recall) global terhadap lebih dari 40.000 unit EX30 pada Februari lalu. Langkah strategis ini diambil untuk memulihkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi Volvo di pasar kendaraan listrik yang sangat dinamis, terutama setelah adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem baterai.

1. Varian baru dengan fitur keselamatan yang lebih lengkap

Headlamp Volvo EX30 (Volvo)
Headlamp Volvo EX30 (Volvo)

Pembaruan utama pada Volvo EX30 2026 adalah diperkenalkannya model RWD Plus yang menggantikan varian RWD Core yang kini telah dihentikan. Meskipun berstatus sebagai varian baru, RWD Plus membawa sederet peningkatan fitur yang jauh lebih mewah dibandingkan pendahulunya. Melansir dari carnewschina.com, model ini kini dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi Pilot Assist yang mencakup fitur penjaga lajur (lane-keeping assist).

Selain teknologi bantuan mengemudi, varian RWD Plus juga mendapatkan peningkatan perangkat keras berupa penambahan sensor radar untuk keamanan yang lebih baik. Pengguna juga akan dimanjakan dengan fitur kenyamanan seperti pintu bagasi elektrik, atap panoramik, pengisian daya nirkabel, kursi depan elektrik dengan memori pada sisi pengemudi, serta sistem audio premium dari Harman Kardon. Meskipun fitur bertambah banyak, jarak tempuh murni CLTC pada varian ini tetap di angka 410 km.

2. Pilihan performa mesin dan kecepatan pengisian daya

ilustrasi mobil Volvo (volvocars.com)
ilustrasi mobil Volvo (volvocars.com)

Volvo menyediakan tiga konfigurasi utama untuk model 2026 dengan performa yang bervariasi sesuai kebutuhan konsumen. Varian motor tunggal penggerak roda belakang (RWD) mampu menghasilkan tenaga maksimal 200 kW atau setara 268 hp. Tipe RWD Plus dapat melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam 5,7 detik, sementara tipe RWD Long Range Ultra yang memiliki jarak tempuh lebih jauh, yakni 590 km, mampu mencatatkan waktu akselerasi lebih cepat di angka 5,3 detik.

Bagi pencinta kecepatan, varian AWD Performance Ultra menjadi kasta tertinggi dengan tenaga gabungan mencapai 315 kW (422 hp). Mobil ini mampu berakselerasi sangat cepat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam waktu 3,6 detik. Ketiga varian ini juga memiliki efisiensi pengisian daya yang mengesankan, di mana proses pengisian dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 26 hingga 28 menit saja menggunakan sistem pengisian cepat.

3. Evaluasi baterai pasca insiden risiko kebakaran

Buritan Volvo EX30 (Volvo)
Buritan Volvo EX30 (Volvo)

Masalah keamanan baterai menjadi sorotan penting bagi Volvo setelah adanya risiko panas berlebih pada sel baterai yang dipasok oleh mitra mereka. "Volvo mengumumkan penarikan kembali global terhadap lebih dari 40.000 SUV listrik EX30 karena potensi masalah panas berlebih pada baterai yang dapat memicu kebakaran," sebagaimana dilaporkan dalam latar belakang penarikan kembali unit tersebut. Hal ini sempat memicu sengketa hukum antara anak perusahaan Geely dengan pemasok baterai Sunwoda yang berakhir dengan kesepakatan damai.

Pada model 2026, Volvo tampaknya melakukan diversifikasi pemasok untuk meminimalisir risiko. Varian RWD Plus kini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari Rept Battero. Sementara itu, varian Long Range dan Performance tetap menggunakan baterai ternary lithium dari Sunwoda. Penggunaan kembali baterai dari Sunwoda menunjukkan bahwa permasalahan teknis yang memicu risiko kebakaran sebelumnya telah berhasil diatasi sepenuhnya melalui evaluasi dan perbaikan standar produksi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More