Suara mekanis yang halus dan konstan merupakan indikator bahwa komponen di dalam ruang mesin sedang bekerja dengan harmonis. Sebaliknya, kemunculan suara asing seperti ketukan "tek-tek-tek" yang ritmenya berubah mengikuti naik turunnya putaran mesin adalah pertanda adanya ketidakberesan. Suara ini biasanya terdengar semakin cepat saat pedal gas diinjak dan melambat ketika mesin kembali ke posisi stasioner. Mengabaikan gejala bunyi ketukan ini sangat tidak disarankan, karena suara tersebut umumnya bersumber dari gesekan atau celah longgar antar-komponen logam yang bergerak aktif di dalam jantung mekanis kendaraan.
dengan keras. Suara yang dihasilkan akan sangat presisi mengikuti ritme putaran mesin dan bisa berujung pada kerusakan fatal jika komponen tersebut sampai patah.
