Review Geely EX2, EV Kompak dengan Penggerak Roda Belakang

- Geely EX2 resmi meluncur di Indonesia pada Januari 2026 dengan dua varian, Pro dan Max, masing-masing dibanderol Rp239,9 juta dan Rp269,9 juta on the road Jakarta.
- Desainnya kompak dan ramah untuk penggunaan urban, interiornya minimalis dengan layar besar serta ruang kabin dan bagasi yang lega untuk ukuran mobil listrik kecil.
- Varian Max dibekali baterai 40,8 kWh berjarak tempuh hingga 395 km, penggerak roda belakang, fitur ADAS lengkap, serta tiga mode berkendara: Eco, Comfort, dan Sport.
Jakarta, IDN Times - Geely EX2 menjadi salah satu model kendaraan listrik (Battery Electric Vehicle/BEV) kompak yang meramaikan pasar otomotif Indonesia saat ini. Meluncur pada akhir Januari 2026, Geely menawarkan EX2 dalam dua varian, yaitu Pro dan Max.
Nah, kali ini IDN Times mendapatkan kesempatan untuk menjajal secara langsung Geely EX2 varian Max selama beberapa hari. Sebagai informasi, EX2 varian Max ditawarkan dengan harga Rp269,9 juta dan Rp239,9 juta untuk varian Pro. Keduanya harga on the road Jakarta.
1. Desain unik khas mobil listrik kompak di Indonesia

Dari luar, EX2 Max tidak mencoba tampil agresif. Justru sebaliknya, pendekatan desainnya cenderung ramah dengan bahasa visual yang membulat dan proporsi yang kompak.
Fascia depannya punya ekspresi yang sering disebut sebagai “smiley face”, sebuah pendekatan yang mungkin terasa ringan, tapi justru memberi karakter kuat di tengah desain EV yang sering terasa generik.
Dimensinya yang berada di kisaran empat meter membuatnya sangat relevan untuk penggunaan urban. Tidak terlalu kecil hingga terasa sempit, tapi juga tidak merepotkan saat harus bermanuver di parkiran sempit atau jalanan padat.
Dari samping, tampilannya terasa semakin unik berkat penggunaan pelek berbentuk four-leaf clover berdiameter 16 inci.
Menariknya, Geely tidak terjebak pada gimmick visual. Tidak ada garis berlebihan atau aksen yang dipaksakan. Hasil akhirnya justru terasa bersih dan cukup dewasa, meski tetap mempertahankan aura playful.
2. Kabin minimalis namun tetap nyaman

Begitu masuk ke dalam, terlihat secara keseluruhan dashboard dirancang minimalis dengan layar besar sebagai pusat kontrol. Hampir semua fungsi dipindahkan ke sistem digital, mengikuti tren mobil listrik modern.
Yang IDN Times suka dari kabin EX2 adalah banyaknya kompartemen penyimpanan, yang membuat kabin terasa lebih lega. Kemudian terdapat ambient light di sekujur interior, yang dapat diubah warnanya sesuai preferensi pemilik mobil.
Pada bagian tengah kabin, terdapat head unit berukuran 16,4 inci yang juga berguna sebagai pusat kontrol dari mobil listrik ini. Di sebelahnya, ada LCD 8,8 inci yang bertugas sebagai panel instrumen, minimalis namun berfungsi dengan baik.
Sayangnya, unit yang IDN Times tes kemarin belum bisa menggunakan Apple CarPlay maupun Android Auto, namun pihak Geely mengatakan ke depannya fitur ini akan segera tersedia.
3. Punya baris kedua yang lega

Meski terlihat kompak dari luar namun saat IDN Times duduk di baris kedua EX2, ternyata mobil ini memiliki ruang yang cukup luas. Hal itu terbukti dari posisi berkendara IDN Times dengan tinggi 181 cm, begitu duduk di baris kedua leg room dan head room-nya masih cukup mumpuni untuk duduk dengan nyaman.
Asyiknya, lantainya juga rata yang membuat penumpang yang duduk di bangku tengah bisa lebih nyaman. Penumpang baris kedua juga gak bakal kepanasan, karena mendapatkan dua buah kisi-kisi AC yang terpasang pada konsol tengah.
4. Ruang penyimpanan yang memadai

Sebelum membahas rasa berkendara, ada satu hal lagi yang IDN Times sukai dari EX2, yaitu memiliki ruang penyimpanan atau bagasi yang sangat memadai. Selain banyaknya kompartemen di dalam kabin, penyimpanan bagasi di mobil ini juga luas.
Di bagasi belakang dapat menampung barang dengan kapasitas 375 liter, yang dapat diperbesar hingga 1.320 liter apabila bangku baris keduanya dilipat. Kalau masih kurang, bisa memanfaatkan front trunk atau bagasi depan. Meski bagasi depan ukurannya tidak terlalu besar, namun rasanya ini menjadi nilai tambah bagi EX2 dalam hal penyimpanan barang.
5. Spesifikasi dan jarak tempuh EX2

Salah satu pembeda utama EX2 Pro dan Max adalah dari kelengkapan fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Sytem) yang dimiliki. Pada versi MAX terdapat fitur-fitur seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Lane Departure Warning, Forward Collision Warning, dan yang lainnya.
Geely EX2 Max sendiri menggendong baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 40,8 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 395 km dalam sekali pengecasan penuh (NEDC).
Motor listriknya berpenggerak roda belakang dengan tenaga maksimum 85 kW atau 114 dk dan torsi puncak 150 Nm. Untuk mengecas baterainya, menggunakan port CCS2 yang umum ditemui di SPKLU, dengan lama pengecasan hanya 25 menit saja dari 30 persen ke 80 persen saat memakai metode fast charging.
6. Rasa berkendara dengan Geely EX2

Ketika pertama kali menyetir Geely EX2, terasa pengendaliannya presisi dengan tenaga yang lebih dari cukup untuk di perkotaan. Dimensinya yang kompak juga membuatnya mudah untuk diajak melewati gang-gang kecil sekalipun.
Asyiknya lagi, mobil ini menggunakan penggerak roda belakang yang membuatnya dapat melintasi tanjakan-tanjakan curam dengan cukup mudah.
Mobil ini menawarkan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan juga Sport. Tapi tentu saja untuk berkendara sehari-hari IDN Times lebih menggunakan mode Comfort, dan sesekali mode Sport untuk merasakan tenaga yang lebih responsif dari motor listriknya.
Bantingan suspensinya juga terasa cukup nyaman baik bagi pengemudi maupun penumpang di baris kedua. EX2 mengusung suspensi model MacPherson Strut di depan dan multi-link di bagian belakang.
Kesimpulannya, Geely EX2 menjadi salah satu pemain serius di segmen EV entry-level dengan berbagai kelebihannya tersebut. Bagi orang yang mencari mobil listrik untuk harian, EX2 Max merupakan kandidat yang oke untuk dipertimbangkan.



















