Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Revolusi Baterai CATL: Isi Daya Mobil Listrik Setara Durasi Seduh Kopi

Revolusi Baterai CATL: Isi Daya Mobil Listrik Setara Durasi Seduh Kopi
Ilustrasi CATL. (catl.com)
Intinya Sih
  • CATL memperkenalkan baterai Shenxing generasi ketiga yang mampu mengisi daya mobil listrik dari 10% ke 80% hanya dalam 3 menit 44 detik, menandai rekor baru di industri EV.
  • Inovasi ini didukung resistansi internal terendah di dunia sebesar 0,25 miliohm dan teknologi pendinginan serta pemanasan cepat yang menjaga performa stabil bahkan di suhu ekstrem.
  • Peluncuran Shenxing III memperkuat dominasi CATL dengan pangsa pasar lebih dari 50% di Tiongkok, disertai integrasi sistem pengisian ultra cepat dan pertukaran baterai instan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dunia kendaraan listrik baru saja menyaksikan lompatan teknologi yang mencengangkan dalam ajang CATL Tech Day. Raksasa baterai asal Tiongkok, CATL, secara resmi memperkenalkan generasi ketiga baterai Shenxing yang mampu memangkas waktu tunggu pengisian daya secara drastis hingga menyentuh hitungan menit.

Inovasi ini memposisikan CATL kembali di puncak persaingan, melampaui standar yang sebelumnya ditetapkan oleh para kompetitornya. Dengan kecepatan pengisian yang hampir menyamai durasi mengisi bensin di SPBU, teknologi ini diprediksi akan menghapus keraguan masyarakat dunia terhadap keterbatasan operasional mobil listrik.

1. Rekor kecepatan pengisian daya ultra cepat

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Baterai Shenxing generasi ketiga berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) ini mencatatkan angka yang sulit dipercaya. Berdasarkan data dari carnewschina.com, pengisian daya dari 10% hingga 80% hanya membutuhkan waktu 3 menit 44 detik. Jika ingin mengisi hingga hampir penuh, yakni 98%, pengguna hanya perlu menunggu selama 6 menit 27 detik.

Kecepatan ini secara langsung membalas tantangan dari BYD yang bulan lalu meluncurkan baterai Blade generasi kedua. Sebagai perbandingan, baterai terbaru CATL ini terbukti lebih unggul dalam efisiensi waktu pengisian. Bahkan dalam kondisi suhu ekstrem hingga -30° Celsius, baterai ini tetap mampu mencapai daya 98% dalam waktu hanya 9 menit, memberikan solusi nyata bagi pengguna di wilayah beriklim dingin.

2. Inovasi teknis di balik resistansi rendah

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Rahasia di balik performa luar biasa ini terletak pada hambatan internal baterai yang tercatat sebagai yang terendah di dunia, yakni hanya 0,25 miliohm. Angka ini 50% lebih rendah dibandingkan rata-rata industri saat ini. CATL juga menerapkan teknologi Cell Shoulder Cooling yang meningkatkan efisiensi pendinginan sebesar 20%, memastikan suhu tetap stabil meski dialiri arus listrik yang sangat besar saat pengisian kilat.

Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan teknologi Self-Heating berbasis pulsa cepat. Berbeda dengan solusi industri tradisional yang suhu baterainya hanya naik 1° Celsius per menit, sistem milik CATL memungkinkan pemanasan suhu sel secara instan tanpa memerlukan infrastruktur pengisian daya khusus. Ketahanan baterai ini juga teruji luar biasa; setelah melewati 1.000 siklus pengisian daya ultra cepat, kondisi kesehatan baterai (*State of Health*) tetap terjaga di atas 90%.

3. Dominasi pasar dan integrasi sistem swap

Ilustrasi CATL. (catl.com)
Ilustrasi CATL. (catl.com)

Peluncuran ini memperkokoh posisi CATL sebagai pemimpin pasar baterai global. Berdasarkan data CPCA, pangsa pasar CATL di Tiongkok bahkan telah melampaui angka 50% pada kuartal pertama tahun 2026. Tak hanya meluncurkan Shenxing III, CATL juga memperkenalkan generasi ketiga baterai Qilin (NCM) yang memiliki kecepatan serupa, serta teknologi Freevoy II dan Naxtra.

Sebagai pelengkap, perusahaan memperkenalkan solusi terintegrasi antara pengisian ultra cepat dan pertukaran baterai. Pengguna diberikan fleksibilitas untuk memilih antara mengisi daya dalam hitungan menit atau melakukan tukar baterai secara instan di jaringan stasiun milik CATL. Persaingan ini membuktikan bahwa inovasi tidak akan berhenti, dan sebagaimana catatan editor di CarNewsChina, CATL menunjukkan bahwa mereka tidak akan membiarkan dominasinya terganggu oleh gebrakan kompetitor manapun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More