Merawat kendaraan roda empat sering kali diidentikkan dengan rutinitas mengganti oli mesin sesering mungkin. Terdapat sebuah asumsi kuat di kalangan pemilik mobil bahwa mengganti pelumas setiap 2.000 atau 3.000 kilometer, jauh sebelum jadwal yang tertera pada buku panduan servis, akan membuat komponen internal mesin menjadi "abadi", sangat bersih, dan terbebas dari keausan.
Namun, kebiasaan mempercepat jadwal penggantian pelumas ini merupakan sebuah salah kaprah yang tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Alih-alih memberikan perlindungan ekstra yang signifikan, tindakan tersebut justru dikategorikan sebagai bentuk pemborosan materi serta memberikan dampak negatif yang tidak perlu terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Berikut adalah tinjauan ilmiah mengenai karakteristik oli modern serta mengapa kepatuhan pada buku manual adalah pilihan terbaik untuk kesehatan mesin.
