Solusi Hemat BBM, Chery Tawarkan Biaya Rp500 Ribuan

Jakarta, IDN Times - Di tengah wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan ini ramai jadi perbincangan di beberapa negara termasuk di Indonesia, mendorong kebutuhan akan kendaraan yang lebih efisien.
Bukan sekadar sebagai nilai tambah, melainkan sebagai kebutuhan yang berdampak langsung pada pengelolaan keuangan keluarga.
Menjawab tantangan tersebut, Chery menghadirkan solusi melalui teknologi Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi ini diklaim mampu menekan biaya mobilitas harian secara signifikan, bahkan hingga hanya sekitar Rp500 ribuan per bulan,
1. Efisiensi biaya ditekan hingga 50 persen dibanding mobil konvensional

Melalui salah satu modelnya, Tiggo 8 CSH, Chery mengklaim mampu menghadirkan efisiensi biaya hingga 50 persen lebih rendah dibanding kendaraan konvensional di kelasnya.
Berdasarkan simulasi penggunaan, dengan asumsi harga BBM Rp12.300 per liter dan jarak tempuh 1.200 km per bulan, konsumsi energi tercatat sebesar 184 kWh listrik dan 15,8 liter BBM.
Dari perhitungan tersebut, total biaya mobilitas bulanan hanya sekitar Rp506.000. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama, terutama di tengah kenaikan biaya energi yang terus membayangi pengguna kendaraan pribadi.
2. Pengalaman pengguna perkuat klaim efisiensi perjalanan jarak jauh

Efisiensi teknologi CSH juga tercermin dari pengalaman pengguna. Salah satu konsumen Tiggo 9 CSH, Leyana Riesca, membagikan pengalamannya saat melakukan perjalanan mudik jarak jauh.
“Saya mencoba perjalanan mudik Bogor–Surabaya dengan gaya berkendara yang normal, kadang akselerasi, kadang santai. Menariknya, saya tidak perlu mengisi bensin sama sekali di tengah perjalanan. Efisiensinya sangat terasa,” ujarnya dalam keterangan resmi belum lama ini.
Ia menambahkan, total biaya perjalanan pulang-pergi sejauh sekitar 1.600 km hanya menghabiskan sekitar Rp700 ribuan untuk bahan bakar dan tambahan kurang dari Rp200 ribu untuk charging.
3. Teknologi hybrid dan gaya berkendara jadi kunci efisiensi optimal

Chery menjelaskan bahwa efisiensi tersebut ditopang oleh mesin ACTECO 1.5TGDI dengan thermal efficiency 44,5 persen serta sistem transmisi DHT dengan efisiensi hingga 98,5 persen. Sistem ini mampu beradaptasi otomatis antara mode pure EV dan hybrid (HEV), menyesuaikan kondisi berkendara secara real-time.
Selain teknologi, faktor penggunaan juga berperan penting. Perawatan kendaraan seperti menjaga tekanan ban, mengganti filter udara, serta menghindari beban berlebih menjadi langkah dasar menjaga efisiensi.
Gaya berkendara yang halus, menjaga kecepatan stabil, serta penggunaan fitur kendaraan secara bijak juga berkontribusi langsung terhadap konsumsi energi.
Melalui kombinasi inovasi teknologi dan edukasi pengguna, Chery menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.



















