Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanda Kampas Rem Mobil Mulai Aus dan Wajib Diganti
ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Kampas rem mobil memiliki umur pakai tertentu dan menunjukkan tanda-tanda aus seperti suara berdecit, getaran, atau pedal rem yang terasa kurang responsif saat digunakan.
  • Tanda-tanda keausan kampas rem perlu segera diperiksa karena dapat memengaruhi efektivitas pengereman serta meningkatkan risiko kerusakan pada komponen lain jika dibiarkan terlalu lama.
  • Pengecekan rutin dan penggantian kampas rem sebelum benar-benar habis membantu menjaga performa sistem pengereman tetap optimal serta mencegah biaya perbaikan yang lebih besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sistem pengereman menjadi salah satu bagian paling penting pada mobil karena berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara. Namun, banyak pemilik kendaraan baru sadar ada masalah setelah rem mulai terasa tidak nyaman atau performanya menurun. Padahal, kampas rem sebenarnya punya umur pakai tertentu dan biasanya memberi tanda sebelum benar-benar habis.

Menariknya, tanda kampas rem aus sering terasa cukup jelas jika pemilik mobil lebih peka terhadap perubahan kecil saat berkendara. Mengabaikannya terlalu lama bukan hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga bisa meningkatkan risiko kerusakan komponen lain pada sistem pengereman. Berikut beberapa tanda kampas rem mobil mulai aus dan sebaiknya segera diganti.

1. Muncul suara berdecit saat mengerem

ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Atlantic Ambience)

Salah satu tanda paling umum adalah muncul suara berdecit atau gesekan ketika pedal rem diinjak. Pada banyak mobil, suara ini muncul karena kampas rem mulai menipis dan indikator logam kecil ikut bergesekan dengan piringan cakram sebagai peringatan.

Meski kadang suara berdecit bisa dipicu debu atau kotoran, kondisi ini tetap tidak sebaiknya diabaikan. Jika suara muncul terus-menerus, pengecekan kampas rem menjadi langkah penting agar tidak berkembang menjadi masalah lebih besar.

2. Pedal rem terasa kurang pakem

ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Cameron Yartz)

Ketika kampas rem mulai aus, performa pengereman biasanya ikut berubah. Mobil mungkin terasa membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti atau pedal rem terasa kurang responsif dibanding biasanya.

Perubahan seperti ini sering muncul perlahan sehingga kadang tidak langsung disadari. Padahal, sistem pengereman yang mulai kehilangan efektivitas cukup berisiko, terutama saat berkendara di kecepatan tinggi atau kondisi jalan padat.

3. Getaran saat mengerem

ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Karola G)

Jika mobil terasa bergetar saat menginjak rem, kondisi ini bisa menjadi tanda ada masalah pada sistem pengereman, termasuk kampas rem yang sudah terlalu aus atau permukaan cakram mulai tidak rata.

Meski tidak selalu berasal dari kampas rem saja, gejala ini tetap perlu diperiksa lebih cepat. Semakin lama dibiarkan, risiko kerusakan komponen lain biasanya ikut meningkat dan biaya perbaikan bisa terasa lebih besar.

4. Ketebalan kampas rem mulai menipis

ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Hassan Oajbir)

Pada beberapa mobil, kondisi kampas rem bisa dicek secara visual tanpa harus membongkar terlalu banyak bagian. Jika ketebalannya terlihat sangat tipis, biasanya itu menjadi tanda bahwa komponen sudah mendekati batas pemakaian.

Pengecekan rutin cukup membantu mencegah keterlambatan penggantian. Mengganti kampas rem sebelum benar-benar habis biasanya juga membantu menjaga kondisi piringan cakram tetap lebih awet.

5. Lampu indikator rem menyala

ilustrasi indikator mesin mobil (pexels.com/Yakup Polat)

Mobil modern pada beberapa model sudah dilengkapi sensor yang memberi peringatan ketika sistem pengereman perlu diperiksa. Jika lampu indikator rem menyala tanpa alasan jelas, salah satu kemungkinan yang perlu dicek adalah kondisi kampas rem.

Meski tidak selalu berarti kampas rem habis, tanda ini sebaiknya tidak diabaikan terlalu lama. Pemeriksaan lebih awal sering membantu mencegah risiko keselamatan maupun biaya servis yang lebih besar.

Kampas rem yang mulai aus biasanya memberi tanda sebelum benar-benar bermasalah. Mulai dari suara berdecit sampai performa pengereman yang terasa berbeda, perubahan kecil seperti ini penting diperhatikan agar keselamatan tetap terjaga.

Karena itu, jangan menunggu rem terasa benar-benar tidak nyaman untuk melakukan pengecekan. Kadang, tindakan cepat justru membantu mencegah masalah lebih besar sekaligus menjaga biaya perawatan tetap lebih ringan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article