Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanda Posisi Parkir Mobil Kamu Sebenarnya Belum Lurus

5 Tanda Posisi Parkir Mobil Kamu Sebenarnya Belum Lurus
ilustrasi mobil di mall (pexels.com/RattakunnThongbun)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Perspektif dari dalam kabin bisa menipu, sehingga mobil yang terasa lurus belum tentu sejajar dan berpotensi mengambil ruang parkir berlebih.
  • Periksa kesamaan jarak ban terhadap garis parkir, kesejajaran bodi dengan kendaraan sekitar, serta jarak bagian depan dan belakang terhadap batas area.
  • Setir atau roda yang masih membelok dan bodi yang tampak miring dari luar menjadi tanda posisi perlu dikoreksi sebelum mobil ditinggalkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memarkir mobil terlihat seperti aktivitas sederhana, tetapi posisi kendaraan ternyata tidak selalu lurus seperti yang dirasakan pengemudi. Dari dalam kabin, sudut pandang bisa membuat mobil terlihat sudah sejajar padahal bagian depan atau belakang masih sedikit miring. Hal ini cukup sering terjadi, terutama ketika parkir di tempat sempit atau hanya mengandalkan perkiraan mata.

Posisi parkir yang tidak lurus memang tidak selalu berbahaya, tetapi dapat membuat kendaraan mengambil ruang lebih banyak dari seharusnya. Kondisi ini juga bisa menyulitkan kendaraan lain yang hendak parkir di sebelahnya. Berikut lima tanda yang bisa membantu mengetahui apakah posisi parkir mobil sebenarnya belum lurus.

1. Jarak dengan garis parkir terlihat berbeda

ilustrasi mobil
ilustrasi mobil di mall (pexels.com/fxc)

Salah satu cara paling mudah adalah melihat posisi ban terhadap garis parkir. Jika jarak antara sisi kendaraan dan garis di sebelah kiri berbeda cukup jauh dengan sisi lainnya, kemungkinan mobil belum berada di posisi yang lurus.

Perbedaan tersebut bisa terlihat lebih jelas ketika keluar dari mobil dan melihat kendaraan dari luar. Jika salah satu bagian mobil terlalu dekat dengan garis sementara bagian lainnya terlalu jauh, sebaiknya lakukan koreksi sebelum meninggalkan kendaraan.

2. Posisi mobil tidak sejajar dengan kendaraan di sebelah

ilustrasi mobil
ilustrasi mobil di mall (pexels.com/Erik Mclean)

Mobil yang fresh parkir lurus biasanya memiliki arah bodi yang relatif sejajar dengan kendaraan di sebelahnya. Jika bagian depan mobil terlihat mengarah ke satu sisi sementara bagian belakang mengarah ke sisi berbeda, posisi parkir kemungkinan masih miring.

Cara ini cukup membantu ketika garis parkir sulit terlihat. Namun, jangan hanya menggunakan kendaraan di sebelah sebagai patokan karena mobil tersebut juga bisa saja tidak parkir dengan sempurna.

3. Jarak bagian depan dan belakang berbeda

ilustrasi parkir di mall
ilustrasi parkir di mall (freestock.org)

Perhatikan jarak antara mobil dengan batas depan atau belakang area parkir. Jika mobil berada terlalu dekat dengan salah satu sisi dan menyisakan ruang yang jauh lebih besar di sisi lainnya, posisi kendaraan mungkin belum ideal.

Hal tersebut juga bisa terjadi karena mobil masuk dengan sudut tertentu. Melakukan koreksi kecil dengan maju atau mundur secara perlahan biasanya lebih mudah daripada mencoba membetulkan posisi setelah kendaraan sudah ditinggalkan.

4. Setir belum kembali ke posisi lurus

ilustrasi sunroof mobil
ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Setelah kendaraan berhenti, perhatikan posisi setir. Jika roda masih mengarah cukup jauh ke kiri atau kanan, ada kemungkinan mobil belum benar-benar berada dalam posisi lurus.

Meski posisi setir bukan satu-satunya patokan, roda yang masih membelok dapat membuat kendaraan lebih sulit keluar dari tempat parkir dengan aman. Biasakan meluruskan setir setelah kendaraan berada di posisi parkir yang sesuai.

5. Saat keluar mobil, bodi terlihat miring terhadap garis

ilustrasi parkir mobil
ilustrasi parkir mobil (pexels.com/SevenStorm JUHASZIMRUS)

Terkadang posisi parkir terasa lurus dari kursi pengemudi karena perspektif dari dalam kabin berbeda dengan pandangan dari luar. Setelah turun, barulah terlihat bahwa bodi mobil sebenarnya membentuk sudut terhadap garis parkir.

Jika sering mengalami hal ini, biasakan menggunakan beberapa patokan sekaligus saat parkir. Garis parkir, posisi spion, jarak dengan kendaraan lain, dan arah bodi dapat membantu memberikan gambaran yang lebih akurat.

Mobil yang terlihat lurus dari dalam kabin belum tentu benar-benar sejajar ketika dilihat dari luar. Jarak terhadap garis parkir, posisi kendaraan di sebelah, arah roda, dan sudut bodi dapat menjadi petunjuk sederhana untuk mengeceknya.

Jika masih ragu, tidak ada salahnya melakukan koreksi kecil sebelum meninggalkan mobil. Membutuhkan beberapa detik untuk meluruskan posisi jauh lebih baik daripada membuat kendaraan lain kesulitan keluar atau menggunakan ruang parkir di sekitarnya secara tidak proporsional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More