Membeli mobil bekas memang dapat menjadi pilihan menarik untuk memperoleh kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi kondisi setiap komponennya wajib diperiksa secara menyeluruh. Salah satu bagian yang gak boleh luput dari perhatian adalah engine control unit (ECU), yaitu perangkat elektronik yang mengatur berbagai fungsi penting pada mesin melalui informasi dari sejumlah sensor. Masalah pada komponen ini dapat memengaruhi performa kendaraan sekaligus memicu gejala yang sekilas menyerupai kerusakan pada bagian lain.
Pemeriksaan ECU semakin penting karena pembeli belum tentu mengetahui seluruh riwayat penggunaan, perawatan, ataupun perbaikan mobil dari pemilik sebelumnya. Gejala kerusakan juga gak selalu muncul secara konsisten sehingga pemeriksaan singkat tanpa diagnosis yang tepat berisiko melewatkan masalah tersembunyi. Supaya lebih waspada sebelum transaksi dan gak mudah terkecoh oleh kondisi mobil yang terlihat mulus dari luar, yuk kenali beberapa tandanya berikut ini.
