Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tips Parkir Mobil untuk Pengemudi Pemula agar Percaya Diri

6 Tips Parkir Mobil untuk Pengemudi Pemula agar Percaya Diri
ilustrasi parkir (unsplash.com/Michael Fousert)
  • Parkir adalah keterampilan yang bisa dilatih; pengemudi baru disarankan tetap tenang, tidak terburu-buru, dan memilih slot lebih lega untuk mengurangi risiko kesalahan.
  • Sebelum manuver, posisikan mobil sejajar dan gunakan spion kanan-kiri serta pandangan ke belakang untuk memantau jarak dari garis, kendaraan, tembok, atau tiang.
  • Lakukan parkir dengan kecepatan sangat pelan, pahami dimensi kendaraan, dan berlatih di area sepi memakai penanda agar lebih percaya diri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyak orang merasa mengemudi di jalan raya adalah bagian yang paling sulit saat baru belajar membawa mobil. Padahal, bagi sebagian pengemudi pemula, tantangan yang sebenarnya justru muncul ketika harus parkir. Apalagi kalau kondisi tempat parkir sempit, ramai, dan banyak mobil lain.

Rasa gugup saat parkir sebenarnya sangat wajar. Bahkan, tidak sedikit pengemudi yang sudah bertahun-tahun mengendarai mobil pun masih merasa deg-degan ketika harus parkir paralel atau masuk ke slot parkir yang ukurannya pas-pasan.

Kabar baiknya, kemampuan parkir bukan bakat, melainkan keterampilan yang bisa dilatih. Semakin sering mencoba, semakin terbiasa pula kamu mengukur posisi mobil dan memahami jarak di sekitar kendaraan. Nah, kalau kamu masih sering bingung atau kurang percaya diri saat parkir, beberapa tips berikut bisa membantu.

  1. 1. Jangan terburu-buru saat mencari tempat parkir

    ilustrasi tanda dilarang parkir
    ilustrasi tanda dilarang parkir (freepik.com/ArthurHidden)

    Kesalahan yang cukup sering dilakukan pengemudi baru adalah memaksa masuk ke area parkir yang sebenarnya terlalu sempit. Alasannya sederhana, takut kehilangan tempat. Padahal, kalau ruang parkir terasa terlalu mepet, lebih baik cari slot lain yang sedikit lebih lega. Mungkin harus berjalan beberapa meter lebih jauh, tapi proses parkir akan jauh lebih mudah dan risiko mobil tergores juga lebih kecil.

    Saat masih belajar, tidak ada salahnya memilih tempat parkir yang lebih luas agar lebih leluasa bermanuver. Dengan ruang yang cukup, kamu bisa lebih tenang saat mengatur posisi mobil. Seiring waktu dan dengan sering berlatih, kemampuan parkirmu akan meningkat dengan sendirinya.

  2. 2. Atur posisi mobil sebelum mulai parkir

    ilustrasi memarkir mobil
    ilustrasi memarkir mobil (pexels.com/ALEEM UL HASSAN)

    Banyak pemula langsung memutar setir begitu melihat slot parkir kosong. Akibatnya, posisi mobil justru menjadi miring dan harus diulang beberapa kali. Sebelum mulai memundurkan atau memasukkan mobil ke area parkir, pastikan posisi kendaraan sudah sejajar dengan garis atau mobil di sebelahnya. Posisi awal yang benar akan membuat proses parkir jauh lebih mudah.

    Jangan ragu maju atau mundur sedikit untuk mendapatkan sudut parkir yang lebih pas. Mengoreksi posisi mobil sejak awal justru akan mempermudah proses parkir. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengulang manuver berkali-kali dan waktu pun jadi lebih hemat.

  3. 3. Manfaatkan kaca spion dengan maksimal

    ilustrasi spion mobil
    ilustrasi spion mobil (unsplash.com/Jonathan Cooper)

    Sebagian orang terlalu fokus melihat ke depan sehingga lupa memanfaatkan kaca spion. Padahal, spion kanan dan kiri merupakan mata tambahan yang sangat membantu saat parkir. Biasakan melihat kedua spion secara bergantian. Dari sana kamu bisa memperkirakan jarak antara mobil dengan garis parkir, tembok, tiang, atau kendaraan lain.

    Kalau mobil sudah memiliki fitur spion elektrik yang bisa diatur ke bawah saat mundur, manfaatkan fitur tersebut agar posisi ban lebih mudah terlihat. Namun, tetap jangan hanya mengandalkan satu spion saja. Sesekali tengok ke belakang untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

  4. 4. Parkir pelan jauh lebih baik daripada terlalu cepat

    ilustrasi parkir
    ilustrasi parkir (unsplash.com/Michael Fousert)

    Saat gugup, ada orang yang justru menginjak pedal gas terlalu dalam. Ini bisa membuat mobil bergerak lebih cepat dari yang diinginkan. Saat parkir, usahakan mobil bergerak sangat pelan. Semakin lambat kecepatan kendaraan, semakin banyak waktu untuk mengoreksi arah setir jika ternyata posisi belum tepat.

    Tidak perlu merasa malu jika proses parkirmu memakan waktu sedikit lebih lama. Pengemudi lain biasanya juga memahami bahwa ada mobil yang sedang bermanuver.

  5. 5. Kenali ukuran mobil yang kamu gunakan

    ilustrasi mobil
    ilustrasi mobil (unsplash.com/SethiZelo Phat)

    Setiap mobil memiliki dimensi yang berbeda. Mobil LCGC, misalnya, cenderung lebih ringkas sehingga lebih mudah bermanuver dibandingkan dengan MPV atau SUV berukuran besar. Karena itu, luangkan waktu untuk mengenali panjang, lebar, serta titik-titik sudut mobilmu.

    Semakin mengenal karakter kendaraan, semakin mudah pula memperkirakan ruang yang dibutuhkan saat parkir. Kalau baru berganti mobil, jangan langsung percaya diri. Berikan waktu beberapa hari agar terbiasa dengan ukuran kendaraan yang baru.

  6. 6. Latihan di tempat yang sepi

    ilustrasi latihan memarkir mobil
    ilustrasi latihan memarkir mobil (pexels.com/Mike Bird)

    Kalau masih sering merasa panik, coba latihan parkir di area yang tidak ramai, misalnya di lapangan kosong atau tempat parkir yang sedang lengang. Gunakan botol plastik, kardus, atau kerucut kecil sebagai penanda garis parkir.

    Dari latihan sederhana seperti ini, kamu bisa belajar mengatur sudut setir, mengetahui kapan harus mulai memutar kemudi, hingga memahami posisi ban saat mundur. Semakin sering berlatih, rasa gugup akan perlahan berkurang. Nantinya, kamu akan lebih percaya diri ketika harus parkir di pusat perbelanjaan, kantor, atau tempat umum lainnya.

    Perlu diingat, hampir semua pengemudi pernah mengalami kesulitan saat belajar parkir. Ada yang berkali-kali harus maju-mundur, ada juga yang pernah salah mengambil sudut hingga akhirnya memilih mencari tempat parkir lain. Yang penting adalah tetap tenang, tidak terburu-buru, dan terus berlatih. Seiring bertambahnya jam terbang, kemampuan memperkirakan jarak dan mengendalikan mobil akan berkembang secara alami.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More