Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Toyota Indonesia Gali Potensi Siswa Toraja lewat Eco Youth
Toyota Indonesia sambangi Toraja Utara untuk program Eco Youth (Dok. Toyota)
  • Toyota Indonesia melalui program Toyota Eco Youth Jelajah Nusantara menyambangi Toraja Utara untuk memperluas partisipasi pelajar dalam inovasi lingkungan berbasis kondisi lokal.
  • Inisiatif ini mendorong siswa mengembangkan ide proyek berlandaskan kearifan lokal Toraja agar solusi yang dihasilkan relevan dan berdampak luas bagi keberlanjutan lingkungan.
  • Sebagai bagian dari komitmen CSR sejak 2005, Toyota Eco Youth telah melibatkan ribuan sekolah di seluruh Indonesia guna menumbuhkan generasi muda peduli lingkungan dan berdaya inovatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Toyota Indonesia memperluas jangkauan program Toyota Eco Youth (TEY) melalui inisiatif Jelajah Nusantara dengan menyambangi Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus meningkatkan partisipasi pelajar dalam program inovasi berbasis lingkungan yang telah berjalan selama dua dekade.

Berlokasi di Rantepao, Toyota, menggandeng SMKN 2 Rantepao dan sejumlah sekolah lain untuk mendorong keterlibatan langsung siswa dalam menjawab tantangan lingkungan di daerahnya. Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan solusi yang relevan dengan kondisi lokal sekaligus berdampak luas.

1. Perluas akses dan partisipasi generasi muda

Toyota Eco Youth menjadi langkah strategis untuk menjangkau wilayah dengan potensi besar (Dok. Toyota)

Toyota Eco Youth Jelajah Nusantara hadir sebagai langkah strategis buat menjangkau wilayah yang dinilai memiliki potensi besar, tetapi belum tergarap optimal. Melalui interaksi langsung dengan sekolah dan siswa, Toyota membuka ruang bagi lahirnya ide-ide inovatif berbasis kondisi lingkungan setempat.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi kunci dalam menciptakan solusi yang aplikatif.

“Melalui interaksi langsung dengan siswa dan sekolah, Toyota Indonesia membuka ruang bagi lahirnya gagasan yang berangkat dari pemahaman terhadap kondisi lingkungan setempat,” ujarnya Kamis (16/4/2026).

Dengan metode ini, Toyota tidak hanya memperkenalkan program, tetapi juga membangun keterlibatan aktif generasi muda sejak tahap awal.

2. Dorong inovasi berbasis kearifan lokal

Toyota Eco Youth sudah digelar sejak 2005 (Toyota)

Toraja dipilih karena dinilai memiliki kekayaan potensi lokal yang erat kaitannya dengan keberlanjutan lingkungan. Setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik unik, termasuk nilai-nilai kearifan lokal yang dapat menjadi dasar solusi inovatif.

Melalui TEY Jelajah Nusantara, potensi tersebut didorong untuk dikembangkan menjadi ide proyek yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi lebih luas. Pendekatan ini memperkuat posisi generasi muda sebagai agen perubahan yang memahami konteks daerahnya.

“Kearifan lokal di setiap daerah menyimpan potensi besar sebagai solusi atas tantangan lingkungan,” tambah Nandi.

3. Konsistensi Toyota dalam program lingkungan

Program KIJANGKU jadi pilar keberlanjutan (Dok. TMMIN)

Toyota Eco Youth merupakan program CSR di bidang pelestarian lingkungan yang telah berjalan sejak 2005. Program ini berbasis kompetisi inovasi proyek lingkungan bagi siswa SMA dan sederajat di seluruh Indonesia.

Selama lebih dari 20 tahun, TEY telah melibatkan lebih dari 2.083 sekolah dari 34 provinsi dengan total hampir 10 ribu ide proyek lingkungan. Capaian ini mencerminkan besarnya potensi generasi muda Indonesia dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis kebutuhan daerah.

Toyota menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tanggung jawab sosial melalui tiga pilar utama, yakni lingkungan, pendidikan, dan pengembangan masyarakat. Upaya ini diarahkan untuk menciptakan dampak berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda terhadap isu lingkungan di masa depan.

Editorial Team