Jakarta, IDN Times - Perkembangan kendaraan listrik (EV) membuat kebutuhan industri otomotif terhadap sumber daya manusia ikut berubah.
Teknologi kendaraan kini semakin mengandalkan perangkat lunak, baterai, kecerdasan buatan, otomasi, hingga konektivitas, sehingga produsen tidak cukup hanya mengembangkan produk, tetapi juga perlu menyiapkan talenta dengan kompetensi yang sesuai.
VinFast menilai pengembangan sumber daya manusia perlu dilakukan sejak sebelum proses perekrutan.
Strategi tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan institusi pendidikan hingga program pelatihan di sejumlah negara tempat perusahaan mengembangkan fasilitas manufaktur.
