Ilustrasi para pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah (pexels.com/Markus Winkler)
Lampu hijau juga sering menjadi momen ketika pengendara mulai berpindah posisi untuk mencari jalur yang dianggap lebih lancar. Masalahnya, perubahan arah yang dilakukan mendadak dapat mengejutkan pengendara lain.
Contohnya, motor dari jalur kiri tiba-tiba bergerak ke kanan tanpa memberikan tanda. Di saat yang sama, ada motor lain yang sedang melaju di sisi kanan. Situasi seperti ini sangat mudah memicu senggolan, terlebih di persimpangan yang padat.
Sebelum berpindah jalur, periksa kondisi di belakang dan samping melalui spion. Berikan lampu sein lebih awal dan lakukan perpindahan secara bertahap. Hindari manuver mendadak hanya karena melihat celah kosong di depan.
Lampu hijau memang memberikan hak untuk melanjutkan perjalanan, tetapi bukan berarti persimpangan otomatis aman. Pengendara tetap perlu membaca situasi, menjaga jarak, dan mengontrol kecepatan. Dengan menghindari tiga kesalahan tersebut, perjalanan setelah lampu hijau bisa berlangsung lebih aman dan terkendali.