Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Membeli Motor Tua agar Tetap Menguntungkan

ilustrasi motor (pexels.com/Nikita Khandelwal)
ilustrasi motor (pexels.com/Nikita Khandelwal)
Intinya sih...
  • Periksa kondisi mesin secara menyeluruh untuk memastikan kelayakan motor tua.
  • Cek keaslian suku cadang dan bagian rangka untuk menentukan nilai dan performa motor tua.
  • Perhatikan ketersediaan suku cadang agar proses perawatan motor tua lebih mudah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Motor tua mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta otomotif atau pun para kolektor lainnya. Bukan hanya karena memiliki nilai historis, namun motor tua memang dianggap memiliki karakter kuat yang tidak akan dijumpai di motor modern.

Membeli motor tua jelas memerlukan ketelitian ekstra agar tidak menimbulkan masalah serius di kemudian hari. Simaklah beberapa tips berikut ini dalam membeli motor tua agar tidak sampai menimbulkan kerugian.

1. Periksa kondisi mesin secara menyeluruh

ilustrasi mesin motor (unsplash.com/Richard R)
ilustrasi mesin motor (unsplash.com/Richard R)

Mesin ternyata merupakan komponen utama yang bisa menentukan kelayakan dari motor tua untuk dibeli. Pemeriksaan secara berkala harus dilakukan untuk memastikan bahwa memang tidak ada potensi kebocoran oli atau suara yang terdengar tidak normal.

Mesin yang kondisinya masih sehat tentu akan mempermudah proses perawatan jangka panjang. Selain itu, biaya perbaikan bisa ditekan sejak awal pembelian, sehingga tidak akan menimbulkan kerugian saat membelinya.

2. Cek keaslian suku cadang dan bagian rangka

ilustrasi servis motor (pexels.com/Mick Haupt)
ilustrasi servis motor (pexels.com/Mick Haupt)

Keaslian suku cadang ternyata sangat berpengaruh penting untuk menentukan nilai dan performa motor tua secara signifikan. Rangka harus diperiksa untuk memastikan bahwa memang tidak ada potensi keropos atau bekas las di beberapa bagiannya.

Motor dengan komponen asli biasanya akan lebih bernilai dan cenderung stabil. Hal ini merupakan langkah penting, terutama untuk pembeli yang mungkin lebih mengincar pada aspek koleksi semata, sehingga jangan diabaikan.

3. Perhatikan ketersediaan suku cadang

ilustrasi servis motor (pexels.com/Mick Haupt)
ilustrasi servis motor (pexels.com/Mick Haupt)

Suku cadang motor tua nyatanya tidak selalu mudah dijumpai, sehingga ini mungkin harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli. Pastikan bahwa komponen penggantinya masih tersedia agar bisa tetap diperoleh sewaktu-waktu jika diperlukan.

Ketersediaan suku cadang juga dapat memudahkan dalam proses perawatan motor. Motor pun nantinya bisa digunakan tanpa khawatir mengalami kendala serius, sehingga akan tetap tenang dalam menggunakannya.

4. Sesuaikan harga dengan kondisi dan usianya

ilustrasi motor (pexels.com/Tyler Clemmensen)
ilustrasi motor (pexels.com/Tyler Clemmensen)

Harga dari motor tua memang sebaiknya dapat sebanding dengan kondisi fisik dan juga usia kendaraan yang dimilikinya. Jangan sampai hanya tergiur dengan harga murah, namun tidak melakukan pengecekan secara menyeluruh terlebih dahulu.

Penilaian yang tepat dapat membantu untuk menghindari risiko kerugian yang mungkin terjadi di kemudian hari. Selain itu, transaksi yang dilakukan pun akan lebih aman dan menguntungkan untuk jangka panjang nantinya.

Membeli motor tua memang memerlukan kesabaran dan ketelitian ekstra. Dengan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, maka motor tua yang kamu miliki pun akan lebih bernilai dan tidak mengecewakan. Pahami kondisi motor tua yang akan dipilih sebelum dibeli.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Kebiasaan Buruk Ini Bisa Merusak Baterai Mobil Hybrid Lebih Cepat

28 Jan 2026, 09:05 WIBAutomotive