Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Mengklaim Asuransi Motor Biar Gak Ditolak

4 Tips Mengklaim Asuransi Motor Biar Gak Ditolak
ilustrasi motor (pexels.com/Gijs Coolen)
Intinya Sih
  • Artikel membahas cara agar klaim asuransi motor tidak ditolak dengan memahami isi polis, melapor tepat waktu, dan menyiapkan dokumen secara lengkap serta akurat.
  • Pemilik kendaraan diingatkan untuk membaca detail perlindungan, batas waktu pelaporan, serta memastikan semua data dan berkas sesuai ketentuan perusahaan asuransi.
  • Ditekankan pentingnya menghindari pelanggaran hukum atau modifikasi tanpa izin karena dapat menggugurkan perlindungan polis dan menyebabkan klaim ditolak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengajukan klaim asuransi motor memang bisa menjadi proses yang menegangkan bagi pemilik kendaraan. Kekhawatiran terkait penolakan klaim pada umumnya bisa muncul akibat kurang pemahaman terkait prosedur dan juga ketentuan polis yang berlaku.

Sebetulnya melalui persiapan yang tepat dan kelengkapan dokumen yang sesuai, maka peluang klaim disetujui pun akan lebih besar. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tips berikut ini untuk melakukan klaim asuransi motor agar nantinya tidak sampai tertolak.

1. Pahami isi polis secara menyeluruh

ilustrasi dokumen asuransi (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi dokumen asuransi (pexels.com/RDNE Stock project)

Sebelum mengajukan klaim, pastikan bahwa kamu telah membaca dan juga memahami seluruh isi polis asuransi secara seksama. Perhatikan pula jenis perlindungan pengecualian, hingga batas waktu pelaporan yang memang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi sebelumnya.

Ada banyak klaim ditolak karena kerusakan yang terjadi tidak termasuk ke dalam cakupan perlindungan polis, namun hal ini tidak diketahui oleh pemilik kendaraan. Setidaknya dengan memahami detail perjanjian sejak awal, maka kamu pun bisa menghindari risiko kesalahan yang berpotensi merugikan secara finansial.

2. Laporkan kejadian sesuai batas waktu

ilustrasi asuransi (vecteezy.com/tapanakornkaow39714)
ilustrasi asuransi (vecteezy.com/tapanakornkaow39714)

Setiap perusahaan asuransi pasti memiliki ketentuan terkait batas waktu pelaporan setelah kejadian. Keterlambatan dalam lapor sebetulnya bisa menjadi alasan kuat bagi pihak asuransi untuk menolak klaim yang diajukan oleh pemilik kendaraan.

Sebaiknya segera hubungi pihak asuransi begitu insiden terjadi agar proses administrasinya bisa segera dimulai tanpa hambatan. Dokumentasikan kejadian dengan foto dan kronologi yang jelas agar bisa memperkuat bukti pendukung klaim yang diperlukan.

3. Lengkapi dokumen dengan benar dan akurat

ilustrasi dokumen motor
ilustrasi dokumen motor (unsplash.com/mansour ehsani)

Kelengkapan dokumen ternyata bisa menjadi faktor penting yang dapat membantu proses verifikasi klaim asuransi kendaraan. Pastikan bahwa kamu sudah menyerahkan formulir klaim, fotocopy identitas, STNK, SIM, serta dokumen pendukung lainnya yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Kesalahan dalam pengisian data atau dokumen yang tidak lengkap ternyata bisa memperlambat atau bahkan menggagalkan proses klaim dilakukan. Oleh karena itu, periksa kembali seluruh berkas sebelum diserahkan kepada pihak asuransi agar tidak sampai mengalami gagal klaim.

4. Hindari pelanggaran dan modifikasi tidak resmi

ilustrasi knalpot motor
ilustrasi knalpot motor (pexels.com/LiL Tian)

Kerusakan yang terjadi akibat pelanggaran hukum atau penggunaan kendaraan yang tidak sesuai aturan memang kerap kali tidak ditanggung oleh pihak asuransi. Sebagai contoh, kecelakaan ketika berkendara tanpa SIM aktif bisa menjadi salah satu alasan penolakan klaim tersebut.

Modifikasi motor yang tidak dilaporkan pada pihak asuransi juga turut berpotensi menggugurkan perlindungan polis yang dimiliki. Pastikan kendaraan digunakan sesuai dengan ketentuan dan perubahan signifikan harus selalu diinformasikan agar status polis tersebut tetap berlaku.

Klaim asuransi motor tidak akan ditolak apabila proses pengajuannya dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Dengan memahami hal-hal di atas, maka kamu bisa meningkatkan peluang persetujuan klaim dan menjaga perlindungan kendaraan tetap optimal. Jangan sampai klaim asuransi motor yang kamu lakukan mengalami penolakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More