GAC Indonesia Sudah Punya 53 Diler, Target Bertambah hingga Akhir 2026

- GAC Indonesia telah memiliki 53 diler di berbagai wilayah sejak masuk pasar nasional pada 2024 melalui kerja sama dengan Indomobil, dan menargetkan penambahan hingga akhir 2026.
- Lebih dari 10 ribu pelanggan di Indonesia telah menggunakan kendaraan listrik Aion dan Hyptec, mendorong GAC memperluas jaringan untuk memperkuat layanan penjualan serta purna jual.
- Diler GAC Indonesia juga difungsikan sebagai pusat edukasi kendaraan listrik, memberikan informasi tentang teknologi, manfaat mobil ramah lingkungan, dan perkembangan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - GAC Indonesia memperluas jangkauan jaringan dilernya di Indonesia seiring pertumbuhan basis pengguna kendaraan listrik Aion dan Hyptec. Hingga saat ini, perusahaan menyebut telah memiliki 53 diler yang tersebar di berbagai wilayah.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi GAC Indonesia untuk mendekatkan layanan penjualan dan purna jual kepada konsumen. Perusahaan juga mencatat lebih dari 10 ribu pelanggan telah memilih kendaraan listrik Aion dan Hyptec hingga 23 Juni 2026.
1. Jaringan diler berkembang sejak masuk Indonesia

GAC Indonesia mulai memasuki pasar nasional pada 2024 melalui kerja sama dengan Indomobil. Pengembangan jaringan diler kemudian menjadi salah satu fokus perusahaan untuk mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Dalam waktu kurang dari dua tahun, GAC Indonesia mengembangkan 53 diler untuk melayani lini Aion dan Hyptec. Jumlah tersebut masih akan terus ditambah hingga akhir 2026, terutama di kota-kota yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan kendaraan listrik.
“Kepercayaan konsumen merupakan fondasi utama pertumbuhan GAC di Indonesia. Pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat jaringan diler agar standar layanan yang kami janjikan dapat dirasakan secara konsisten oleh pelanggan di seluruh Indonesia,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, Kamis (25/6/2026)
2. Basis pelanggan sudah menembus 10 ribu unit

GAC Indonesia menyebut kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik Aion dan Hyptec terus meningkat. Hingga 23 Juni 2026, lebih dari 10 ribu pelanggan di Indonesia telah menggunakan produk dari kedua merek tersebut untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Pertumbuhan jumlah pelanggan itu menjadi salah satu alasan GAC Indonesia memperluas akses layanan. Selain penjualan kendaraan, jaringan diler juga disiapkan untuk memperkuat layanan purna jual agar konsumen dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat dan mudah dijangkau.
Menurut GAC Indonesia, penguatan jaringan tidak hanya berkaitan dengan strategi bisnis. Kehadiran diler di berbagai daerah juga ditujukan untuk membangun pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih menyeluruh, mulai dari pembelian hingga perawatan kendaraan.
3. Diler juga menjadi pusat edukasi kendaraan listrik

Selain melayani penjualan dan purna jual, jaringan diler GAC Indonesia juga akan berperan sebagai sarana edukasi kendaraan listrik bagi masyarakat. Konsumen dapat memperoleh informasi mengenai teknologi kendaraan listrik, manfaat penggunaan mobil ramah lingkungan, hingga perkembangan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.
“Kami percaya bahwa kepercayaan konsumen dibangun melalui pengalaman kepemilikan yang menyeluruh, mulai dari kualitas produk hingga layanan purna jual,” kata dia.
GAC Indonesia optimistis penambahan diler hingga akhir tahun dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan Aion dan Hyptec.


















