Helm berwarna hitam atau gelap hingga kini masih menjadi pilihan utama bagi mayoritas pengendara sepeda motor karena terkesan keren, maskulin, dan tidak mudah terlihat kotor. Estetika visual yang ditawarkan warna ini sering kali membuat orang mengabaikan aspek kenyamanan termal yang sangat krusial saat berkendara. Padahal, pilihan warna pada pelindung kepala memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap bagaimana radiasi panas matahari diserap dan disalurkan ke area kepala.
Sebuah riset ergonomi termal terbaru berhasil mengungkap fakta mengejutkan yang mematahkan dominasi tren warna gelap ini. Di balik tampilannya yang modis, helm hitam ternyata menyimpan konsekuensi serius yang dapat menurunkan performa berkendara secara drastis. Paparan panas matahari pada cangkang gelap terbukti mampu memanipulasi kerja organ paling vital di dalam tubuh, yakni otak manusia, yang pada akhirnya dapat membahayakan keselamatan di jalan raya.
