Membeli suku cadang tiruan atau sering disebut komponen kw sering kali dianggap sebagai solusi cerdas untuk menghemat pengeluaran saat kendaraan mengalami kerusakan. Harga yang ditawarkan di pasar sering kali jauh lebih murah, bahkan bisa mencapai setengah dari harga suku cadang asli pabrikan. Daya tarik harga murah ini sering kali berhasil memikat pemilik kendaraan yang sedang terdesak anggaran perawatannya.
Namun, keputusan memilih komponen murah ini sering kali didasarkan pada perhitungan jangka pendek yang keliru secara finansial. Jika dihitung menggunakan logika matematika sederhana yang melibatkan faktor masa pakai dan biaya jasa mekanik, hasil akhirnya justru akan menunjukkan hal yang mengejutkan. Berikut adalah rincian kalkulasi pengeluaran yang membuktikan bahwa suku cadang murah justru dapat menguras isi kantong secara perlahan.
