Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tips Membeli Suku Cadang Aftermarket: Dompet Aman Berkendara Tetap Nyaman

Tips Membeli Suku Cadang Aftermarket: Dompet Aman Berkendara Tetap Nyaman
Ilustrasi montir sedang melakukan pengecekan pada kendaraan. (pexel.com/Artem Podrez)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Pemilik kendaraan disarankan cermat memilih suku cadang aftermarket agar tetap aman dan hemat, dengan memahami komponen mana yang wajib orisinal demi keselamatan berkendara.
  • Mengetahui istilah seperti OEM dan aftermarket penting agar konsumen tidak tertipu label palsu seperti 'KW super' yang sering digunakan untuk menjual barang tiruan tanpa standar jelas.
  • Langkah bijak membeli suku cadang alternatif meliputi memeriksa reputasi produsen, memastikan sertifikasi SNI atau internasional, serta membeli di toko terpercaya dengan garansi dan pemeriksaan fisik teliti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Perawatan kendaraan sering kali menguras isi kantong, terutama saat beberapa komponen penting sudah memasuki masa kedaluwarsa. Kondisi ini memicu banyak pemilik kendaraan untuk melirik suku cadang non-orisinal yang berharga lebih miring di pasaran. Namun, berburu komponen alternatif memerlukan ketelitian ekstra agar tidak mengorbankan keselamatan di jalan raya.

Sebenarnya, tidak semua suku cadang di luar bengkel resmi memiliki kualitas yang buruk atau membahayakan. Kuncinya terletak pada kemampuan dalam memilah mana komponen yang aman diganti dengan produk alternatif dan mana yang wajib menggunakan suku cadang asli. Pemahaman yang baik mengenai tingkatan komponen akan membantu menjaga kondisi kendaraan tetap prima tanpa membuat dompet jebol.

1. Jangan asal murah karena beberapa suku cadang haram memakai barang imitasi

ilustrasi montir perempuan (freepik.com/freepik)
ilustrasi montir perempuan (freepik.com/freepik)

Demi keselamatan jiwa, ada beberapa komponen vital pada kendaraan yang mutlak harus menggunakan suku cadang orisinal dari pabrikan. Komponen yang berkaitan langsung dengan sistem penghentian laju, seperti kampas rem, minyak rem, dan piringan cakram, tidak boleh diganti dengan produk tiruan berkualitas rendah. Kegagalan fungsi pada sistem pengereman akibat material rapuh dapat berakibat fatal dan memicu kecelakaan fatal di jalan raya.

Selain sistem rem, komponen keselamatan aktif dan pasif seperti kantong udara (airbag), sensor benturan, serta ban juga masuk dalam daftar yang tidak boleh ditawar kualitasnya. Ban imitasi atau vulkanisir yang tidak jelas standarnya sangat rentan pecah saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. Sementara itu, komponen kosmetik seperti kaca spion, penutup bemper, atau karpet dek luar cenderung lebih aman jika ingin menggunakan produk alternatif yang lebih murah.

2. Mengenal istilah pasar agar tidak salah memilih tingkatan suku cadang

Ilustrasi mekanik mengecek kelistrikan mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
Ilustrasi mekanik mengecek kelistrikan mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Dunia suku cadang alternatif memiliki beragam istilah yang sering kali membuat konsumen awam merasa kebingungan saat bertransaksi di toko variasi. Istilah original equipment manufacturer (OEM) merujuk pada komponen yang dibuat oleh pabrikan pihak ketiga yang ditunjuk langsung oleh pemegang merek kendaraan resmi. Kualitas barang OEM ini setara dengan suku cadang asli yang menempel pada kendaraan baru, namun biasanya dijual dengan kemasan yang berbeda dan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, produk aftermarket merupakan suku cadang yang diproduksi oleh perusahaan independen tanpa ikatan langsung dengan pabrikan mobil atau motor. Banyak merek aftermarket ternama yang justru menawarkan kualitas di atas standar pabrikan, terutama untuk keperluan modifikasi atau peningkatan performa. Istilah yang perlu diwaspadai adalah "KW super" atau "kualitas orisinal", karena label tersebut sering kali hanya trik pemasaran untuk menjual barang tiruan yang tidak memiliki jaminan standar keselamatan yang jelas.

3. Panduan cerdas menyortir komponen alternatif yang aman digunakan

Illustrasi memeriksa komponen mesin mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)
Illustrasi memeriksa komponen mesin mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)

Langkah awal dalam memilih suku cadang non-orisinal yang aman adalah dengan memeriksa reputasi dari produsen pembuatnya. Memilih produk dari merek yang sudah memiliki sertifikasi standar nasional Indonesia (SNI) atau standar internasional menjadi jaminan minimal bahwa barang tersebut telah melewati uji kelayakan. Jangan pernah tergiur oleh harga yang terlampau murah atau jauh di bawah harga pasar, karena hal itu menjadi indikasi kuat bahwa produk tersebut adalah barang tiruan yang berbahaya.

Selain memantau merek, pembelian sebaiknya dilakukan di toko perlengkapan otomotif yang terpercaya dan menyediakan garansi toko. Sebelum melakukan pemasangan, fisik dari suku cadang tersebut harus diperiksa secara teliti untuk melihat kerapian material dan presisi bentuknya. Memadukan pengetahuan tentang jenis komponen dengan ketelitian saat membeli akan membuat kendaraan tetap nyaman digunakan tanpa harus menguras seluruh tabungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More