Wuling Produksi 200 Ribu Mobil Selama 9 Tahun di Indonesia

- Wuling merayakan sembilan tahun di Indonesia dengan capaian produksi 200 ribu kendaraan dari pabrik Cikarang, melayani pasar domestik dan ekspor ke berbagai negara.
- Perusahaan memperkuat kontribusi industri otomotif nasional lewat peningkatan kandungan lokal, perakitan baterai listrik pertama asal China di Indonesia, serta program tanggung jawab sosial berkelanjutan.
- Dalam perayaan tersebut, Wuling memperkenalkan Aira ev sebagai city car listrik baru yang akan diluncurkan resmi di ajang GIIAS 2026.
Jakarta, IDN Times - Wuling Motors merayakan sembilan tahun kiprahnya di Indonesia dengan mencatat sejumlah pencapaian penting di industri otomotif nasional. Sejak mulai beroperasi pada 2017, pabrikan asal China tersebut telah memproduksi 200 ribu kendaraan dari fasilitas manufakturnya di Cikarang, Jawa Barat.
Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, kendaraan buatan Indonesia tersebut juga telah diekspor ke berbagai negara. Pada momen perayaan tersebut, Wuling turut memperkenalkan Aira ev yang akan menjadi lini kendaraan listrik terbaru dan dijadwalkan meluncur secara resmi dalam ajang GIIAS 2026.
1. Produksi 200 ribu kendaraan dalam sembilan tahun

Selama sembilan tahun beroperasi di Indonesia, Wuling terus memperkuat kapasitas manufaktur, rantai pasok lokal, hingga jaringan penjualan dan layanan purnajual. Hasilnya, perusahaan telah membukukan produksi kumulatif sebanyak 200 ribu kendaraan untuk memenuhi pasar domestik maupun ekspor.
Selain itu, Wuling juga mencatat telah dipercaya oleh lebih dari 180 ribu pelanggan di Indonesia. Di pasar global, kendaraan yang diproduksi di pabrik Cikarang telah mencatat ekspor kumulatif sebanyak 10 ribu unit.
“Dalam sembilan tahun perjalanannya, Wuling telah tumbuh bersama keluarga Indonesia. Setiap pencapaian yang kami raih merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan serta kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan, baik di Indonesia maupun di berbagai pasar global,” ujar President Director Wuling Motors, Tang Wensheng, Sabtu (11/7/2026).
2. Perkuat industri otomotif nasional

Tidak hanya berfokus menghadirkan produk baru, Wuling juga mengeklaim terus memperkuat kontribusinya terhadap industri otomotif Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan fasilitas manufaktur, peningkatan kandungan lokal, hingga kolaborasi dengan berbagai mitra industri.
Perusahaan juga menyebut telah menjadi produsen otomotif asal China pertama yang melakukan perakitan baterai kendaraan listrik secara lokal. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mendukung percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Selain sektor industri, Wuling juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial yang mencakup bidang pendidikan, lingkungan, dan kegiatan sosial sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia.
3. Siapkan Aira ev sebagai amunisi baru

Bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-9, Wuling memperkenalkan Aira ev sebagai calon kendaraan listrik terbaru yang akan melengkapi lini New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia.
Menurut Wuling, Aira ev dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat melalui sebuah city car listrik yang praktis. Nama Aira sendiri terinspirasi dari udara yang selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari dan diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang mudah serta menyenangkan.
Mobil listrik tersebut dijadwalkan meluncur secara resmi pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

















