ilustrasi helm motor (pexels.com/Nur Andi Ravsanjani Gusma)
Saat motor melaju, mata terus menghadapi terpaan angin dengan kecepatan tinggi. Jika menggunakan helm tanpa visor atau visor dalam keadaan terbuka, angin dapat mempercepat penguapan lapisan air mata. Akibatnya, mata menjadi kering, perih, dan terasa tidak nyaman.
Masalah ini bisa semakin parah ketika touring melewati jalan berdebu. Partikel kecil dari tanah, pasir, asap kendaraan, hingga kotoran yang terlempar dari kendaraan lain dapat masuk ke mata. Mata biasanya bereaksi dengan mengeluarkan air mata, tetapi paparan terus-menerus tetap bisa menimbulkan rasa pedih.
Karena itu, penggunaan helm dengan visor yang bersih dan tertutup sangat membantu mengurangi paparan langsung. Jika kondisi cahaya memungkinkan, kacamata pelindung yang sesuai juga dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan, terutama bagi pengendara yang menggunakan helm model terbuka.
Jangan menggosok mata ketika terasa kemasukan debu saat motor masih berjalan. Menepi terlebih dahulu di tempat yang aman, lalu bersihkan mata dengan cara yang tepat. Mengucek mata justru berisiko membuat partikel menggores permukaan mata dan memperparah rasa perih.