Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Pembalap MotoGP Menggunakan Penutup Telinga?

Kenapa Pembalap MotoGP Menggunakan Penutup Telinga
ilustrasi balapan MotoGP (pexels.com/ Wayne Lee)
Intinya sih...
  • Penutup telinga penting karena suara motor MotoGP bisa mencapai 130 desibel, melebihi batas aman pendengaran manusia.
  • Penutup telinga dirancang khusus untuk balapan, memberikan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi pembalap.
  • Tanpa penutup telinga, pembalap bisa mengalami masalah psikologis, kesulitan mengendalikan motor, hingga risiko tinnitus dan kehilangan pendengaran permanen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

MotoGP dikenal sebagai ajang balapan yang menghadirkan motor bertenaga berkecepatan tinggi. Pembalapnya dilatih untuk mengendalikan kecepatan tinggi, tikungan tajam, hingga suara keras. Namun, ada kalanya tubuh pembalap tak bisa menahannya. Alhasil, mereka menggunakan banyak pengaman, salah satunya penutup telinga.

Kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga? Nyatanya, hal tersebut dilakukan demi keselamatan pembalap dan penutup telinga yang dipakai pun khusus. Yuk, kita ulik penjelasan selengkapnya di sini!

Table of Content

1. Kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga?

1. Kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga?

Saat balapan, motor bisa dipacu hingga mencapai kecepatan 350 km/jam. Kecepatan setinggi itu mampu menghasilkan suara hingga 130 desibel. Angka tersebut juga merupakan suara untuk satu motor. Jika ada 20 motor yang berlaga, tinggal lipat gandakan saja kekuatan suaranya. Sebagai perbandingan, suara motor paling keras di jalanan hanya sekitar 90 desibel.

Perlu diketahui, batas aman pendengaran manusia adalah 80 desibel. Jadi, suara yang dihasilkan saat balapan MotoGP bisa dibilang berbahaya bagi telinga dan pendengaran. Nah, agar pendengaran pembalap tidak rusak, penggunaan penutup telinga sangat penting.

Tercatat, penutup telinga yang dipakai bisa meredam suara hingga 30—20 desibel. Selain itu, penutup telinga juga membuat pembalap menjadi lebih nyaman saat berlaga. Alhasil, hal tersebut membuat psikologis pembalap tetap stabil, entah selama atau sesudah balapan.

2. Penutup telinga yang digunakan dirancang khusus untuk balapan

Penutup telinga yang digunakan dirancang khusus untuk balapan
ilustrasi balap MotoGP (unsplash.com/Olav Tvedt)

Pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga yang secara khusus dirancang untuk balapan. Penutup telinga tersebut dibuat menggunakan material silikon yang mampu memberikan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi pembalap. Suara juga tak sepenuhnya hilang. Pembalap masih bisa mendengar suara mesin dan perpindahan gigi yang sangat esensial saat balapan berlangsung.

Tak hanya itu, helm ketat yang digunakan juga membantu peredaman agar semakin maksimal. Perpaduan antara helm dan penutup telinga ini membuat pembalap bisa memberikan refleks cepat dan mampu mengendalikan motor dengan baik, bahkan pada kondisi genting sekalipun.

3. Efek samping jika tidak menggunakan penutup telinga

Tanpa penutup telinga, pembalap MotoGP bisa mendapatkan masalah yang besar saat balapan. Selain itu, ada juga efek jangka pendek dan panjang yang sangat berbahaya bagi kesehatan pendengaran. Berikut penjelasannya:

  • Pembalap tidak bisa berkonsentrasi saat balapan karena kondisi psikologisnya terganggu
  • Pembalap tak mampu mengendalikan motor dengan baik
  • Pembalap bisa memgalami tinnitus, yaitu keadaan di mana telinga akan berdenging, mendesis, menderu, atau berdesi tanpa adanya sumber suara eksternal
  • Pembalap bisa kehilangan kemampuan pendengarannya secara permanen.

4. Apakah pengendara normal bisa menggunakan penutup telinga?

Apakah pengendara normal bisa menggunakan penutup telinga
ilustrasi balapan motogp (unsplash.com/@alimahmoodi)

Pengendara normal di jalan raya sebetulnya juga boleh menggunakan penutup telinga, lho. Hal tersebut khususnya bisa dilakukan saat melakukan touring, perjalanan dalam jarak jauh, atau ketika menggunakan motor dengan suara keras.

Namun, kamu harus berhati-hati saat menggunakannya. Sebab, tak semua daerah memperbolehkan hal tersebut. Tercatat, ada beberapa negara dan daerah yang menganggapnya sebagai pelanggaran lalu lintas. Jika menggunakan penutup telinga di jalanan, kamu bisa terkena sanksi tilang.

Alasan kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga berhubungan dengan banyak aspek, seperti kesehatan dan balapan itu sendiri. Sudah makin tahu, kan, sekarang?

FAQ seputar kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga

Kenapa pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga?

Pembalap MotoGP menggunakan penutup telinga agar bisa fokus, psikologisnya terjaga, dan memberikan pengamanan tambahan untuk telinga mereka.

Berapa keras suara yang dihasilkan saat balapan MotoGP?

Suara yang dihasilkan saat balapan MotoGP bisa mencapai 130 desibel, jauh di atas batas aman bagi telinga manusia.

Apa alat pengaman lain yang dipakai pembalap MotoGP?

Beberapa alat pengalaman di MotoGP adalah helm, waterpack,punuk, sarung tangan, dan sepatu boots khusus.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Jelang Mudik, Bridgestone Hadirkan Promo Ban Menarik di IIMS 2026

13 Feb 2026, 14:46 WIBAutomotive