ilustrasi pengendara motor yang sedang touring (pexels.com/Nishant Aneja)
Touring jauh sering membuat pengendara ingin segera sampai ke tujuan. Akibatnya, perjalanan dilakukan terlalu lama tanpa berhenti. Padahal, tubuh membutuhkan waktu untuk mengendurkan otot dan memulihkan kenyamanan setelah terus berada dalam posisi yang sama.
Saat beristirahat, manfaatkan waktu untuk menggerakkan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu. Peregangan ringan dapat membantu mengurangi rasa kaku akibat posisi berkendara yang berlangsung terlalu lama. Setelah tubuh terasa lebih nyaman, perjalanan dapat dilanjutkan dengan kondisi yang lebih siap.
Tangan yang terus kesemutan juga sebaiknya tidak dipaksakan, terutama jika rasa kebas membuat kontrol terhadap motor terasa berkurang. Kemampuan untuk menarik tuas rem, mengoperasikan kopling, atau mengatur gas membutuhkan respons tangan yang baik.
Jika kesemutan sering muncul, berlangsung lama, atau tetap terasa setelah perjalanan selesai, sebaiknya pertimbangkan pemeriksaan lebih lanjut ke tenaga kesehatan. Dengan posisi berkendara yang nyaman, kondisi motor yang baik, genggaman yang tidak berlebihan, serta waktu istirahat yang cukup, perjalanan touring dapat terasa lebih nyaman dan aman.