ilustrasi knalpot motor (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
Setiap motor memiliki konstruksi berbeda sehingga posisi knalpot tidak bisa dibuat dengan satu pola. Pada motor bebek dan skutik, misalnya, ruang di sekitar mesin, suspensi, roda belakang, serta bodi membuat jalur knalpot harus disesuaikan.
Muffler yang mendongak biasanya digunakan ketika desain motor membutuhkan posisi knalpot lebih tinggi. Bentuk tersebut juga bisa membantu menjaga ujung knalpot tetap berada jauh dari permukaan jalan, terutama pada motor dengan ground clearance tinggi atau yang dirancang untuk melewati medan lebih beragam.
Sementara itu, muffler yang lebih datar biasanya dipilih karena mengikuti garis bodi dan desain keseluruhan motor. Pada motor yang mengutamakan tampilan sporty atau simpel, posisi knalpot datar bisa membuat siluet motor terlihat lebih rapi.
Jadi, jangan langsung menganggap muffler mendongak berarti performanya lebih tinggi. Begitu juga knalpot yang datar bukan berarti memiliki performa lebih rendah. Posisi muffler lebih banyak merupakan bagian dari rancangan keseluruhan kendaraan.