ban motor (pexels.com/Harvey Tan Villarino)
Jangan lupa melihat kode produksi pada dinding ban. Kode tersebut dapat digunakan untuk mengetahui kapan ban diproduksi. Ban yang sudah berusia cukup lama perlu diperiksa lebih teliti karena material karetnya dapat mengalami perubahan seiring waktu, terutama jika sebelumnya disimpan di tempat panas atau terkena paparan matahari.
Selain usia, pastikan ukuran dan spesifikasi ban sesuai dengan motor. Periksa ukuran lebar, diameter, serta indeks beban dan kecepatan jika tersedia. Ban bekas yang kondisinya terlihat bagus tetap bukan pilihan yang tepat jika spesifikasinya tidak sesuai dengan kebutuhan motor.
Pada akhirnya, harga murah bukan satu-satunya pertimbangan ketika membeli ban motor bekas. Kondisi telapak, dinding ban, usia, serta kesesuaian spesifikasi harus diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan.
Jika ditemukan retakan dalam, benjolan, kerusakan pada dinding, atau kondisi karet yang sudah mengeras, sebaiknya pilih ban lain. Sedikit lebih mahal untuk mendapatkan ban yang kondisinya jelas dapat menjadi pertimbangan penting demi keselamatan berkendara.