Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mau Beli Ban Motor Bekas Layak Pakai? Cek 3 Bagian Ini Dulu
ilustrasi ban motor (pexels.com/ Gustavo Fring)
  • Ketebalan dan keausan alur ban perlu dicek; telapak yang tipis atau aus tidak merata dapat mengganggu pembuangan air dan menandakan masalah penggunaan sebelumnya.
  • Periksa dinding serta permukaan ban dari retakan, benjolan, sobekan, benda asing, dan kualitas tambalan; hindari ban dengan kerusakan struktural.
  • Cek kode produksi, kondisi karet, ukuran, diameter, serta indeks beban dan kecepatan agar usia dan spesifikasi ban bekas sesuai kebutuhan motor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau mau beli ban motor bekas, kita harus lihat alurnya masih tebal atau tidak. Kita juga lihat sisi ban, jangan ada retak, benjol, atau paku. Lalu cek umur ban dan ukurannya harus cocok dengan motor. Kalau ban rusak atau keras, pilih ban lain supaya aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membeli ban motor bekas bisa menjadi pilihan ketika ingin menghemat biaya. Namun, kondisi ban tidak cukup dinilai hanya dari ketebalan alurnya. Ada beberapa bagian yang perlu diperiksa agar ban masih aman digunakan.

Ban yang terlihat bagus dari luar belum tentu memiliki kondisi yang baik. Usia, retakan, hingga kondisi dinding ban perlu diperhatikan sebelum ban bekas dipasang ke motor.

1. Cek ketebalan alur ban

ilustrasi ban motor botak (pexels.com/Olga Solo)

Bagian pertama yang perlu diperiksa adalah alur atau telapak ban. Pastikan pola alurnya masih cukup dalam dan belum mendekati batas keausan. Alur ban berfungsi membantu membuang air ketika motor melaju di jalan basah, sehingga kondisinya sangat penting terutama menjelang musim hujan.

Perhatikan juga apakah keausan telapak berlangsung merata. Ban yang hanya aus di bagian tengah atau sisi tertentu bisa menunjukkan tekanan angin yang tidak sesuai, masalah pada roda, atau karakter penggunaan sebelumnya. Jika permukaan ban sudah terlalu tipis atau aus tidak wajar, sebaiknya jangan dipaksakan meski harganya murah.

2. Periksa dinding dan permukaan ban

Ilustrasi ban motor (pexels.com/Karan Mridha)

Dinding ban atau sidewall juga wajib diperiksa secara menyeluruh. Cari retakan, benjolan, sobekan, atau bekas benturan pada bagian samping. Kerusakan di area ini tidak boleh dianggap sepele karena dinding ban membantu menopang beban dan menjaga bentuk ban ketika digunakan.

Periksa pula permukaan telapak dari benda asing seperti paku atau potongan logam yang mungkin masih menancap. Ban bekas juga bisa memiliki bekas tambalan. Tambalan tidak otomatis membuat ban tidak layak, tetapi jumlah, lokasi, dan kualitas perbaikannya perlu diperhatikan. Hindari ban dengan kerusakan struktural atau benjolan pada permukaannya.

3. Cek usia ban dan kecocokannya

ban motor (pexels.com/Harvey Tan Villarino)

Jangan lupa melihat kode produksi pada dinding ban. Kode tersebut dapat digunakan untuk mengetahui kapan ban diproduksi. Ban yang sudah berusia cukup lama perlu diperiksa lebih teliti karena material karetnya dapat mengalami perubahan seiring waktu, terutama jika sebelumnya disimpan di tempat panas atau terkena paparan matahari.

Selain usia, pastikan ukuran dan spesifikasi ban sesuai dengan motor. Periksa ukuran lebar, diameter, serta indeks beban dan kecepatan jika tersedia. Ban bekas yang kondisinya terlihat bagus tetap bukan pilihan yang tepat jika spesifikasinya tidak sesuai dengan kebutuhan motor.

Pada akhirnya, harga murah bukan satu-satunya pertimbangan ketika membeli ban motor bekas. Kondisi telapak, dinding ban, usia, serta kesesuaian spesifikasi harus diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan.

Jika ditemukan retakan dalam, benjolan, kerusakan pada dinding, atau kondisi karet yang sudah mengeras, sebaiknya pilih ban lain. Sedikit lebih mahal untuk mendapatkan ban yang kondisinya jelas dapat menjadi pertimbangan penting demi keselamatan berkendara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article