ilustrasi standar samping motor (pexels.com/Daniel Lai)
Posisi motor yang miring membuat cairan di dalam kendaraan ikut bergerak ke salah satu sisi, termasuk oli mesin. Dalam kondisi parkir biasa, hal tersebut umumnya tidak menjadi masalah karena sistem pelumasan motor memang dirancang untuk menghadapi kemiringan saat digunakan.
Namun, membiarkan motor dalam posisi yang sama dalam waktu sangat lama dapat membuat pemeriksaan level oli menjadi tidak akurat jika dilakukan ketika motor masih berada di standar samping. Beberapa motor bahkan memiliki prosedur khusus untuk memeriksa oli dalam posisi tegak.
Karena itu, jangan langsung menambahkan oli hanya karena levelnya terlihat rendah ketika motor sedang berada di standar samping. Tegakkan motor sesuai prosedur pemeriksaan yang dianjurkan agar pembacaan volume oli tidak menyesatkan.
Selain itu, posisi miring yang terus-menerus juga bisa membuat motor lebih sulit dibersihkan pada sisi tertentu karena air dan kotoran dapat terkumpul di beberapa area. Jika parkir dilakukan di tempat terbuka, kelembapan yang terperangkap juga perlu diperhatikan.
Pada akhirnya, memarkir motor menggunakan standar samping dalam waktu singkat bukanlah masalah besar. Komponen standar samping memang dirancang untuk menopang motor ketika berhenti dan diparkir dalam kondisi normal.
Namun, untuk penyimpanan dalam waktu lama, standar tengah atau metode penyimpanan sesuai rekomendasi pabrikan dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Pastikan juga motor berada di permukaan rata, bahan bakar dan oli diperiksa dengan benar, serta kondisi kendaraan tetap dipantau sebelum kembali digunakan.